Selain alumni yang sudah bekerja, terdapat pula lulusan yang sedang menjalani proses seleksi pekerjaan maupun seleksi masuk perguruan tinggi.
Dalam penutupan sambutannya, ia mengajak seluruh lulusan untuk terus menerapkan keterampilan yang telah dipelajari selama sekolah serta menjaga akhlakul karimah dalam menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kendal, Sutardi berpesan kepada para wisudawan agar ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di SMK Muhammadiyah tidak hanya menjadi bekal mencari pekerjaan, namun juga menjadi dasar dalam membangun akhlak dan kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, lulusan sekolah Muhammadiyah harus mampu menjadi pribadi yang bermanfaat serta membawa nilai-nilai keislaman di tengah lingkungan sosial.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengimplementasikan program ASOI yang menjadi gerakan pembiasaan di sekolah Muhammadiyah. Para siswa dan wisudawan diminta terus menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an, membiasakan diri menjalankan infak dan sedekah, serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Program ASOI jangan berhenti saat lulus sekolah. Tetap praktikkan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, membiasakan infak dan sedekah, karena itu yang menjadi pesan pimpinan daerah Muhammadiyah Kendal,” pesannya.(ags)










