Perbaikan Lintasan Atletik GOR Tri Lomba Juang Semarang Dilakukan Bertahap

OLAHRAGA: Suasana warga Kota Semarang saat sedang melintasi lintasan lapangan atletik di GOR Tri Lomba Juang, belum lama ini. (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Kepala UPTD Gelanggang Olahraga Kota Semarang, Rulyta Yuli Astuti membenarkan adanya sejumlah kerusakan pada lintasan atletik di kawasan GOR Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang. Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapatkan penanganan agar kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga saat menggunakan fasilitas olahraga tersebut.

Rulyta mengatakan, pihaknya telah melakukan identifikasi kondisi lintasan serta koordinasi internal maupun lintas instansi terkait untuk proses penanganan. Menurut dia, perbaikan dilakukan secara bertahap menyesuaikan mekanisme dan kemampuan anggaran daerah.

“Kami memahami saat ini terdapat beberapa bagian lintasan yang memerlukan perbaikan agar kenyamanan dan keselamatan pengguna tetap terjaga,” kata dia saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (14/5/2026).

Selama menunggu proses perbaikan permanen, pengelola melakukan pemeliharaan sementara pada sejumlah titik kerusakan agar lintasan tetap dapat digunakan secara terbatas. Rulyta menjelaskan, penanganan lintasan atletik membutuhkan metode khusus, material tertentu, serta dukungan anggaran yang cukup besar karena memiliki spesifikasi berbeda dibanding fasilitas umum lainnya.

“Penanganan fasilitas olahraga skala besar memerlukan proses teknis dan administrasi yang cukup detail sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan efektivitas pemanfaatan anggaran,” katanya.

Ia menambahkan, proses perbaikan lintasan atletik nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru) melalui mekanisme lelang yang saat ini masih berjalan. Diperkirakan sekitar 1,5 bulan mendatang akan ditetapkan pemenang lelang untuk mengerjakan pemeliharaan lintasan atletik maupun fasilitas lain di kawasan TLJ.

Rulyta menyebut, berbagai aduan masyarakat terkait kondisi lintasan diterima melalui media sosial, pengaduan langsung di lokasi, hingga aplikasi Lapor AWP. Menurutnya, pengelola langsung merespons laporan yang masuk dan terus melakukan pemeliharaan harian serta pengawasan kondisi lapangan secara rutin.

“Ke depan kami bersama Distaru akan melakukan monitoring rutin, evaluasi penggunaan fasilitas, serta mendorong dukungan perencanaan anggaran pemeliharaan agar kondisi lintasan atletik tetap optimal dan aman digunakan masyarakat,” tandasnya. (hfh/gih/rds)