KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo mulai mempersiapkan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digadang-gadang menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat desa.
Meski sejumlah fasilitas seperti rak barang dan truk operasional telah terpasang, pihak desa menegaskan bahwa KDMP masih belum resmi beroperasi penuh. Hal tersebut dikarenakan perlengkapan dan sistem pendukung lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Kepala Desa Tanjungrejo, Christian Rahadiyanto menjelaskan bahwa soft launching yang dilakukan sebelumnya belum menandakan koperasi siap digunakan sepenuhnya.
“Dalam arti nanti kalau sudah operasional itu kalau barang semua sudah lengkap. Ini kan perlengkapannya belum semua,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, hingga kini barang dagangan, petugas operasional, hingga sektor tenaga kerja masih belum sepenuhnya siap. Bahkan pihak pengurus koperasi sendiri masih menunggu kepastian dan arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Pengurusnya sampai hari ini pun juga belum tahu. Kami masih menunggu pemerintah pusat nanti mau seperti apa,” katanya.
Soft launching KDMP sebelumnya merupakan bagian dari peluncuran serentak program nasional di 1.061 desa di seluruh Indonesia. Namun, tidak semua titik yang diluncurkan sudah dalam kondisi siap penuh.
“Dari 1.061 itu beberapa titik mungkin sudah benar-benar lengkap dan sudah beroperasional, karena kan ada tahap-tahapannya. Gelombang pertama ini mungkin masih ada kekurangan, tapi sambil jalan,” jelasnya.
Selain rak dan truk, sejumlah fasilitas lain juga masih dalam proses penyelesaian. Instalasi listrik menjadi salah satu kendala utama sebelum operasional penuh dapat dimulai.
“AC, air bersih juga sudah ready semua. Tinggal nunggu listriknya aja,” sebutnya.










