DEMAK, Joglo Jateng – Mahasiswa KKN Posko 7 UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan sosialisasi menabung dan pembuatan celengan di dua sekolah dasar yang berada di Desa Pecuk, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 1 Pecuk pada Senin (25/5/2026) dan berlanjut di SDN 2 Pecuk pada Selasa (26/5/2026).
Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran serta minat menabung sejak dini kepada para siswa.
Melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, mahasiswa KKN berharap anak-anak dapat memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak sebagai bekal untuk masa depan.
Di SDN 1 Pecuk, kegiatan sosialisasi menabung diberikan kepada seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Adapun kegiatan pembuatan celengan secara khusus diikuti oleh siswa kelas 5.
Sementara itu, di SDN 2 Pecuk, sosialisasi menabung dan pembuatan celengan dilaksanakan secara bersamaan dengan melibatkan siswa kelas 2 dan kelas 3.
Perbedaan sasaran peserta di kedua sekolah tersebut disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing sekolah agar materi yang diberikan dapat diterima secara optimal oleh para siswa.
Kegiatan pembuatan celengan menjadi salah satu sesi yang paling diminati. Setiap peserta diminta membawa botol plastik bekas dari rumah sebagai bahan utama pembuatan celengan.
Mahasiswa KKN kemudian menyediakan kertas karton dan perlengkapan lainnya untuk menghias celengan sesuai kreativitas masing-masing siswa.
Beragam bentuk dan desain celengan berhasil diciptakan oleh para peserta.
Hasil karya yang unik dan penuh warna tersebut tidak hanya menjadi sarana mengekspresikan kreativitas, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan semangat anak-anak untuk mulai menabung secara rutin.
Koordinator Divisi Pendidikan dan Keagamaan (PENA) KKN Posko 7, Muham, menyampaikan pesan kepada para siswa mengenai pentingnya menghargai setiap nilai uang yang dimiliki.
“Jangan meremehkan uang sekecil apa pun, karena nilai seratus ribu tidak ada seratus ribu kalau tidak ada seratus rupiah,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebiasaan menabung dapat dimulai dari nominal yang kecil. Menurutnya, konsistensi dalam menyisihkan sebagian uang saku akan membantu membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 7 UIN Walisongo berharap kebiasaan menabung dapat tertanam kuat dalam diri para siswa.
Celengan yang telah dibuat diharapkan tidak hanya menjadi hasil karya kreatif semata, tetapi juga menjadi media nyata yang mendorong anak-anak untuk mulai menyisihkan uang saku mereka setiap hari.
Selain menanamkan kebiasaan menabung, kegiatan ini juga bertujuan membangun nilai-nilai kemandirian dan kedisiplinan finansial yang akan bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa mendatang.
Generasi muda yang terbiasa mengelola keuangan dengan baik sejak bangku sekolah dasar diyakini akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.(*).










