Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Women, Dindin Wahyudin, menyebut tim pelatih akan memaksimalkan waktu yang tersedia untuk memulihkan kondisi fisik pemain. Sekaligus mengevaluasi aspek taktikal menjelang semifinal.
Menurut Dindin, evaluasi utama tidak hanya berada di lini belakang, tetapi juga penyelesaian akhir yang masih kurang efektif.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Arema sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang, namun belum cukup tenang saat berada di depan gawang lawan.
“Kami akan mempelajari karakter permainan Putri Garut dan menentukan strategi terbaik. Waktu persiapan memang singkat, sehingga fokus kami adalah recovery pemain, memperbaiki penyelesaian akhir, serta menjaga konsentrasi tim selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.
Dengan modal sebagai juara Grup B, Arema FC Women kini mengincar satu tiket menuju partai final.
Keysha berharap hasil imbang pada laga terakhir menjadi pelajaran berharga agar seluruh pemain tampil lebih fokus, disiplin, dan mampu mempertahankan keunggulan ketika menghadapi Putri Garut pada babak semifinal.










