“Kami merasa bangga dapat ikut berpartisipasi dalam tradisi Merti Dusun. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami nilai gotong royong, kebersamaan, dan budaya yang masih terjaga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada program kerja, tetapi juga pada upaya membangun kedekatan dengan warga melalui pelestarian tradisi dan budaya setempat.
Tradisi Merti Dusun tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya lokal, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai gotong royong, solidaritas sosial, dan persaudaraan yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Warga dari berbagai kalangan berkumpul tanpa memandang usia maupun latar belakang sehingga tercipta suasana yang harmonis dan penuh keakraban.










