Komunitas Balon Udara Wonosobo Tegaskan Netralitas Usai Polemik Politis

TERBANG: Balon udara bergambar Prabowo hingga MBG saat mengudara di Alun-alun Wonosobo, Minggu (9/8/2026). (FAJAR ARI WIBOWO/JOGLO JATENG)

WONOSOBO, Joglo Jateng – Komunitas Balon Udara Wonosobo menegaskan sikap netralitasnya menyusul maraknya perbincangan di media sosial.

Hal ini terkait penerbangan balon udara yang dinilai bermuatan politik praktis di Alun-alun Wonosobo pada Minggu (9/8/2026).

Pihak komunitas memastikan tidak terlibat maupun terafiliasi dengan agenda tersebut demi menjaga marwah tradisi dan budaya lokal.

Ketua Komunitas Balon Udara Wonosobo, Agam Setyobudi menyampaikan, polemik di media sosial berimbas langsung pada citra pengurus dan para pembuat balon di daerah.

Pasalnya, sebagian masyarakat telanjur mengira kegiatan tersebut diselenggarakan oleh pihak komunitas.

“Kami ingin meluruskan bahwa Komunitas Balon Udara Wonosobo sejak awal bersikap netral, tidak terlibat dalam politik praktis, dan tidak terafiliasi dengan kelompok atau partai politik mana pun,” ujar Agam saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Ia menjelaskan, agenda resmi penerbangan balon udara di Kabupaten Wonosobo pada dasarnya hanya berpusat pada dua acara tahunan. Yakni Java Balloon Attraction dan Festival Mudik.

Mengenai acara yang berlangsung Minggu (9/8/2026), komunitas mengaku tidak terlibat sebagai panitia.

Agam menyayangkan adanya pemanfaatan tradisi lokal untuk kepentingan politik tertentu yang memicu kontroversi publik.

Menurutnya, festival balon udara sejatinya merupakan wadah pameran karya seni, kreativitas, serta daya tarik wisata daerah.

Meski demikian, penulisan motif atau pesan pada balon udara sebenarnya diperbolehkan selama bermuatan isu sosial yang edukatif.

Sorotan negatif warganet di media sosial diakui cukup memukul psikologis para perajin.

Padahal, Komunitas Balon Udara Wonosobo saat ini tengah mematangkan persiapan untuk membawa nama Indonesia ke tingkat internasional di Meksiko bulan ini. Serta agenda di Gorontalo pada September mendatang.

Guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang, Komunitas Balon Udara Wonosobo mengimbau masyarakat maupun penyelenggara acara yang ingin menggelar festival balon udara untuk berkoordinasi.

Koordinasi tersebut dapat dilakukan langsung dengan pihak komunitas atau Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo. (cr1/rds)