PEMALANG, Joglo Jateng – SMKN 1 Pemalang berhasil menorehkan banyak prestasi pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Pemalang 2023. Dalam ajang tersebut, sekolah ini memboyong sembilan gelar juara dari lima cabang olahraga yang berbeda. Di antaranya bola basket, voli, tenis meja, karate, dan taekwondo.
Dimas selaku guru olahraga yang membina siswa-siswi berprestasi di Popda menjelaskan bahwa latihan dan dedikasi yang tinggi merupakan faktor kunci keberhasilan siswa-siswi. Tanpa latihan yang optimal dan motivasi yang kuat dari siswa, pencapaian ini akan sulit digapai.
“Kita kolaborasi antara atlet berpengalaman dan yang pembibitan dari nol di sini. Hasilnya baik. Mengingat untuk pelatih memang kita sediakan pelatih profesional dari luar. Jadi lebih paham soal potensi dan kemampuan siswa,” jelasnya, beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, metode latihan yang mengkolaborasikan atlet pemula dan yang berpengalaman sejak di bangku SMP dinilai berhasil dalam praktiknya. Hal ini dibuktikan dengan adanya juara dari siswa yang merupakan atlet pemula di cabangnya.
Terkait porsi latihan, Dimas menerangkan, dalam seminggu pihaknya mewajibkan dua kali latihan yang terjadwal dalam program ekstrakurikuler sekolah. Namun menjelang hari kompetisi, biasanya porsi latihan semakin intens dilakukan demi hasil yang maksimal.
Menanggapi peserta didiknya banyak meraih prestasi dalam Popda, Nurul sebagai Wakil Kepala Bidang Humas menyampaikan rasa bangganya terhadap kesuksesan tersebut. Di samping itu, dirinya juga berpesan terhadap para siswa agar tidak terlena terhadap minatnya di bidang olahraga. Juga tetap fokus mengutamakan pendidikan teori di kelas layaknya siswa yang lain.
Ia turut berpesan kepada tiap guru untuk menyadari bahwa siswa memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Oleh karenanya, sudah menjadi tugas guru untuk membina dan memaklumi bila terdapat siswa yang condong terhadap minat tertentu, namun lemah dalam hal lain.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih pada siswa terkait capaian ini. Namun tetap saja siswa kita arahkan supaya tidak mengabaikan kewajiban mereka di kelas. Juga sebagai guru kita perlu memaklumi bila siswa sering absen dari kelas karena ikut lomba,” pungkasnya. (cr9/mg4)










