KUDUS, Joglo Jateng – Menghadapi akhir tahun, Museum Jenang Kudus telah mempersiapkan beberapa strategi untuk menarik perhatian pengunjung. Salah satu yang telah dipersiapkan adalah menambah beberapa fasilitas tambahan lain.
Marketing manager sekaligus penanggung jawab Museum Jenang Kudus, Muhammad Kirom mengungkapkan, ketika menyambut pengunjung libur akhir tahun, museum buka mulai pukul 7.00 sampai 21.00. Sedangkan biaya masuk yang terjangkau, hanya Rp 10.000.
“Karena memang museum kami telah menjadi rujukan dari beberapa sekolah. Dan tiap akhir tahun, kami pasti menerima banyak kunjungan. Terlebih tahun ini yang merupakan gabungan nataru dan long weekend,” ungkapnya.
Pihaknya menyebutkan telah meremajakan beberapa fasilitas tambahan. Seperti penambahan kantong parkir, penambahan koleksi museum, beberapa tempat duduk dan keamanan jalan. Melalui penambahan tersebut diharap memberi kepuasan pengunjung terutama momen liburan sekolah, Natal, dan Tahun Baru.
“Kami telah menambah kantong parkir di sebelah museum untuk menjaga ketertiban dan kemanan bagi pengunjung. Selain itu, tempat beberapa tambahan tempat duduk juga telah kami sediakan di dalam ruang pameran maupun di teras museum untuk kenyamanan pengunjung,” imbuhnya.
Dirinya menekankan, museum ini bukan hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai pusat wisata edukasi yang terpadu. Mencakup industri, sejarah Kudus, budaya, seni, dan religi.
“Museum Jenang telah dijuluki museum jenang pertama di Indonesia. Dengan ini, kami harap dapat terus menjadi magnet bagi pengunjung dan turut mempromosikan warisan budaya Kudus. Beberapa koleksi kami seperti miniatur Menara Kudus, pembuatan jenang, Rumah Joglo, Omah Kapal, galeri kaligrafi, hingga Al Quran raksasa dan mini juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran pengunjung,” tandasnya. (cr11/fat)










