Jepara  

38 KK di Bantul Sudah Siap Jadi Transmigrasi

WARGA: Terlihat dua warga Bantul tengah mengunjungi Kantor Disnakertrans Bantul. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul, mencatat ada 38 Kartu Keluarga (KK) yang sudah terdaftar sebagai anggota transmigran siap berangkat. Sedangkan jumlah kuota masih menunggu dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Rumiyati menyampaikan, keluarga yang diberangkatkan nantinya akan mengembangkan sektor pertanian. Sehingga sebelum proses pemberangkatan, mereka diberikan pembekalan dan pelatihan menghadapi situasi di tempat baru.

“Tentu yang dilakukan pertama pelatihan. Mau tidak mau karena nanti akan mengambangkan sektor pertanian, maka kita melakukan pelatihan yang bekerja sama dengan Universitas Instiper Yogyakarta dan Balai Benih DIY,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap keluarga transmigrasi yang diberangkatkan akan mendapatkan lahan garap seluas dua hektar dan satu unit rumah tipe 36. “Artinya rumah yang sudah layak. Sudah ada air kran dan lantainya sudah dikramik,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, perihal berapa jumlah kuota dari pemerintah pusat untuk Bantul masih menunggu Maret nanti. Hanya saja, di 2023 lalu jumlah KK yang diberangkatkan ada lima KK ditransmigrasikan ke Sulawesi. Dengan rincian tepatnya di Mamuju dua KK dan Raimuna tiga KK.

Sementara itu, mengingat sudah ada 38 KK yang telah terdaftar dan menunggu giliran, jika berdasarkan kuota tahun lalu, artinya delapan tahun lagi baru bisa berangkat semua.

“Kita tidak tahu nanti akan dapat kuota berapa. Tapi plot kuotanya cenderung menurun. Bahkan, untuk 2024 ini ada atau tidak, kami belum tahu,” pungkasnya.(nik/sam)