SEMARANG, Joglo Jateng – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep angkat suara soal peluangnya maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024. Ia menyebut kalau dirinya berluang besar.
Hal itu ia sampaikan usai menghadiri peresmian Kantor baru DPD PSI Kota Semarang di Jalan Ruko Jagalan 32E, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah. “Peluangnya alhamdulillah sangat besar di Jateng,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, akhir pekan lalu.
Ia pun membeberkan kalau berdasarkan hasil survei elektabilitas calon gubernur yang dirilis Litbang Kompas, ia masih tertinggi dan berada diperingkat pertama dengan nilai tujuh persen.
“Kita lihat untuk survei saya sekarang di Litbang Kompas saya masih di peringkat satu. Alhamdulillah di Jateng dengan tidak ada foto, baliho, billboard saya masih nomor satu,” ujarnya.
Terkait ingin maju di Pilkada DKI Jakarta atau Jawa Tengah, kata Kaesang, dirinya belum memberitahu pastinya kepada masyarakat hingga saat ini. “Nanti pilih mana tunggu nanti di bulan Agustus saat pendaftaran, ditunggu saja kalau saat pendaftaran saya ambil Jateng saya pasti ketemu lagi,” ujarnya.
Adapun skor elektabilitas calon gubernur Jateng menurut Litbang Kompas dalam hasil survei elektabilitas Pilkada Jawa Tengah. Pertama, ada Kaesang Pangarep dengan skor 7 persen, Ahmad Lutfi 6,8 persen, dan Tak Yasin Maimoen sebanyak 3,2 persen.
Setelah banyak diisukan bahwa Ahmad Lutfi akan berpotensi berpasangan dengan Taj Yasin, Kaesang menyakini bahwa beliau pantas menjadi Gubernur di Jawa Tengah untuk periode selanjutnya.
“Kita lihat Jawa Tengah ini provinsi yang sangat besar dan pak Luthfi pernah berbuat banyak di Jateng sebagai Kapolda ,”paparnya.
Dalam acara peresmian kantor DPD PSI Kota Semarang tersebut, dirinya juga mengumumkan penetapan secara resmi rekomendasi untuk Calon Bupati maupun Wakil Bupati di Jawa Tengah.
Adapun dua pasangan calon yang telah diberikan rekomendasi dari DPP, antara lain Calon Bupati (Cabup) Cilacap beserta wakilnya yakni Samsul dan Hasindi. Lalu, ada cabup Blora Arif Rohman dengan wakilnya Hj Setyorini. (int/gih)










