KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus terus menggenjot pemantauan arus lalu lintas dengan memperkuat infrastruktur kamera pengawas (CCTV). Tahun ini, sedikitnya 26 unit dari total 31 kamera yang ada sedang menjalani pemeliharaan hingga November 2025.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Sarpras LLAJ) Dishub Kudus, Muchlisin menyebut langkah ini diambil untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. Banyak CCTV dinilai kurang optimal dalam merekam kondisi jalan.
”Kami berharap setelah perawatan, CCTV bisa berfungsi maksimal kembali dan memberi kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dari total 31 unit yang terpasang, lima di antaranya masih berfungsi baik, salah satunya di kawasan Simpang Penthol. Tahun ini Dishub juga menambah lima unit baru di titik strategis, termasuk di Simpang DPRD. Dengan tambahan tersebut, jumlah CCTV kini mencapai 36 unit.
Selain pemeliharaan, Dishub juga menjadwalkan penggantian enam unit kamera lama dengan teknologi dinamis yang dapat berputar 360 derajat. Dia menjelaskan, sejumlah kamera lama sudah tidak layak digunakan karena kualitas gambar menurun, sebagian blur, bahkan ada yang mati total.
”Harga satu unit sekitar Rp20 juta, jadi anggaran untuk penggantian enam unit mencapai Rp120 juta,” paparnya.
Fokus pemeliharaan diprioritaskan di kawasan rawan seperti Colo, Dawe, dan Jepang, yang kerap dilalui masyarakat maupun wisatawan. Dengan kamera berfungsi optimal, masyarakat dapat terbantu saat mencari jalur alternatif ketika terjadi kepadatan.
Dishub juga mendorong keterhubungan kamera dengan aplikasi Kudus Sehat yang bisa diakses publik. Saat ini baru 11 titik CCTV yang sudah tersambung. Target tahun ini, jumlah titik akses ditambah agar masyarakat mudah memantau kondisi jalan secara real time.
Menurutnya, program ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan publik di sektor transportasi. Dengan memperbanyak titik pantau, Pemkab Kudus optimistis arus lalu lintas bisa dikendalikan lebih baik, sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan.
“Digitalisasi ini penting. CCTV bukan hanya membantu Dishub atau kepolisian, tetapi juga masyarakat. Dengan pantauan yang lebih jelas, kita ingin menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib di jalan,” pungkasnya. (adm/fat)










