SMP 1 Sluke Gali Potensi Siswa Lewat Belajar Biola Menjadi Mini Ensambel

POTRET: Tim Harmonia Pesisir Orkestra SMP 1 Sluke. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Berawal dari keinginan sederhana seorang siswa belajar biola, kini menjadi cikal bakal berdirinya Harmonia Pesisir Orkestra di SMP Negeri 1 Sluke. Kelompok musik yang dibimbing oleh Deby Ardi Kurniawan ini, kini berkembang menjadi sebuah mini orkestra atau chamber string ensemble yang mulai mendapat perhatian.

Awalnya, kegiatan ini tidak direncanakan secara formal. Semuanya berawal dari seorang siswa yang tertarik belajar biola.

“Ada salah satu anak yang pengen belajar biola. Terus saya suruh cari satu teman lagi biar bisa latihan bareng. Jadi awalnya dua anak utama,” kata guru pelatih sekaligus penggagas orkestra ini.

Dari dua anak itulah, semangat belajar musik klasik mulai tumbuh. Ketika melihat ada potensi, Deby mulai memberi latihan dasar membaca notasi dan teknik bermain biola. Kebetulan siswa-siswa tersebut sudah memiliki kemampuan membaca not balok melalui pelajaran seni budaya.

“Kebetulan yang ikut itu anak-anak yang di pelajaran seni budayanya memang sudah lancar baca notasi. Itu saya terapkan langsung ke alat musik biola,” jelasnya.

Meski belum menjadi ekstrakurikuler resmi karena keterbatasan alat, latihan tetap berjalan secara rutin. Terutama setelah libur panjang Juli lalu.

“Belum jadi ekstra resmi karena alatnya masih pinjam. Tapi sejak liburan kemarin, anak-anak malah makin semangat. Bahkan setelah tampil di event pun mereka bilang, Pak, latihan lagi, Pak!,” ungkapnya.

Kini, total ada sembilan siswa yang tergabung dalam Harmonia Pesisir Orkestra. Meskipun alat musik yang digunakan masih meminjam dari berbagai pihak. Mereka sudah berhasil tampil dalam dua acara, yaitu pensi Pramuka dan upacara HUT RI.

“Kemarin sempat pinjam alat. Walau pinjam, anak-anak tetap maksimal latihan dan tampil,” tambahnya.