PEMALANG, Joglo Jateng – Mengundang sejumlah jurnalis dan para penggiat media sosial, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang ajak kolaborasi rekan media dalam rangka penyebarluasan informasi dan literasi statistik. Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan sosialisasi agar para jurnalis mampu membaca data dengan baik sebelum disebarluaskan dalam pemberitaan.
Kepala BPS Kabupaten Pemalang Teguh Imam Santoso mengatakan bahwa pihaknya sengaja mengundang rekan media dalam rangka memperdalam literasi statistik serta meningkatkan pemahaman terhadap data dan statistik. Di mana, data menjadi hal yang paling penting dalam penulisan sebuah artikel berita. Kegiatan ini menjadi salah satu cara BPS untuk membina wartawan dalam peningkatan keahliannya.
“Kita pahami bersama membaca data statistik butuh keahlian lebih. Jadi kita di sini bersama-sama belajar untuk saling berkolaborasi dalam penyampaian informasi statistik ke masyarakat,” ucapnya.
Dalam paparannya, Teguh menjelaskan bahwa data statistik milik BPS saat ini merupakan rujukan bagi pemerintah dalam pengambilan keputusan ataupun pelaksanaan program di masyarakat. Namun, pada praktiknya terkadang pemerintah belum bisa menerima data fakta yang ada sehingga butuh tangan para jurnalis sebagai penyampai informasi.
“Beberapa data memang kadang pemerintah belum bisa menerima secara langsung, apalagi jika angkanya menurun. Padahal kita juga sering berkomunikasi dan menyampah solusi untuk meningkatkan program yang ada,” jelas dia.
Harapannya kolaborasi ini dapat terus terjalin menjelang pelaksanaan Survei Ekonomi Nasional Tahun 2026 mendatang.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Pemalang, Joko Ngatmo ungkapkan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dengan BPS dalam membentuk Satu Data Indonesia (SDI) Pemalang. Dalam website SDI Pemalang, masyarakat dan para jurnalis dapat mencari data yang diperlukan terutama tentang progres seluruh program pemerintah daerah.
“Semuanya ada, dan basis kita di data BPS. Prosesnya seluruh OPD harus memberikan update data ke BPS yang kemudian disajikan ke situs https://satudata.pemalangkab.go.id/ yang dapat diakses oleh masyarakat umum,” ujarnya. (fan/adf)










