KUDUS, Joglo Jateng – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kudus telah berhasil menggelar Seminar Advokasi dan Workshop Creative Media, di Ruang Serbaguna SMA Muhammadiyah Kudus, belum lama ini.
Dalam kegiatan ini, 80 kader dari perwakilan cabang dan ranting se-Kabupaten Kudus, diajak untuk mengasah kreativitas mereka.
Ketua Umum PD IPM Kudus Nada Husni Zakiyyah mengatakan, saat ini dihadapkan dengan dunia digital yang terus maju.
Maka dari itu kader IPM harus mampu adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Digital adalah potensi yang besar dan tentunya tantangannya besar. Dengan adanya kegiatan seperti ini harapannya kader IPM mampu mengasah kreativitas. Khususnya di bidang media dan jurnalistik untuk dapat diterapkan di masing-masing tingkat pimpinan,” ujarnya, belum lama ini.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dea Sholihatun Ni’mah menyampaikan, kepemimpinan yang kuat dan visioner mampu menghadirkan ruang pembelajaran kreatif yang bukan hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi bisa memantik imajinasi serta keterampilan para peserta.
“Harapannya, dengan kegiatan ini, bisa berdampak untuk menghidupkan lebih luas lagi media di pimpinan ranting maupun cabangnya,” terangnya.

Sedangkan, salah satu pemateri, Redaktur Joglo Jateng, Syamsul Hadi menyampaikan, tentang jurnalistik, seperti dalam pemberitaan harus mengandung unsur 5W+1H.
Kemudian, bagaimana cara mencari tema, topik pemberitaan yang menarik untuk dibuat.
“Antusias peserta sangat luar biasa. Harapannya ini tidak hanya sekedar seremonial dan ada tindak lanjut, sehingga mampu memunculkan eksistensi di tingkatan masing-masing,” jelasnya.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut, narasumber di sesi Seminar Advokasi diisi oleh Dosen Universitas Muria Kudus, Affan Wazzar Achmad.
Kemudian, di sesi Workshop Creative Media ada Graphic Desaigner at Insanify dan LPM PW IPM Jawa Tengah, M. Ilka Adhim Al Fatih dan Redaktur Joglo Jateng, Syamsul Hadi. (sam).










