Siapkan Lulusan Siap Kerja, SMK NU Lasem Hadirkan Puluhan Kampus dan LPK Jepang

Suasana sosialisasi kampus dan industri di hadapan siswa kelas XII SMK NU Lasem.
SIMAK: Para siswa-siswi kelas XII SMK NU Lasem menyimak sosialisasi dari perguruan tinggi dan perusahaan industri pada Selasa, (13/1). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Semangat untuk menentukan masa depan terlihat dari ratusan siswa kelas XII yang memadati aula sekolah dalam agenda pendidikan tahunan. SMK NU Lasem kembali menggelar sosialisasi perguruan tinggi, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dan industri yang berlangsung maraton mulai Senin (12/1/2026) hingga 22 Januari 2026.

Kegiatan ini dirancang khusus untuk membuka wawasan siswa mengenai peluang studi lanjut maupun dunia kerja. Sosialisasi dilaksanakan secara terjadwal setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, sebelum siswa kembali mengikuti pembelajaran reguler di kelas.

Hadirkan Kampus dan Mitra Industri

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat (Hubinmas) SMK NU Lasem, Sri Indayani menjelaskan, program ini bertujuan memberikan gambaran konkret bagi siswa. Pihaknya memfasilitasi pertemuan langsung antara siswa dengan perwakilan institusi pendidikan dan dunia usaha.

“Yang pasti dari pihak perguruan tinggi mengajukan permohonan ingin menyosialisasikan tentang kampusnya masing-masing. Mereka datang ke SMK NU Lasem bukan karena kami undang, tetapi karena ingin menawarkan kepada siswa SMK NU Lasem yang berminat melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelas Sri Indayani.

Berbagai institusi ternama turut ambil bagian dalam kegiatan ini, mulai dari sektor perbankan seperti Bank Mandiri hingga institusi pendidikan dan pelatihan, antara lain:

  • Perguruan Tinggi: UT Salut Rembang, Universitas YPPI Rembang, Universitas Muria Kudus (UMK), Politeknik Rukun Abadi Kudus, Institut Teknologi dan Bisnis Tuban, Universitas Safin, Stikes Bakti Pati, dan Al-Hikmah Jepara.
  • Lembaga Pelatihan Kerja (LPK): LPK Genki, LPK Tunas Persada, LPK Sekaiichi (Program magang Jepang & Korea).
  • Industri: PT Andalas dan sejumlah perusahaan di wilayah Rembang.

Peluang Kerja ke Luar Negeri

Selain jalur akademik, sekolah juga membuka lebar informasi mengenai peluang karier internasional. Kehadiran sejumlah LPK diharapkan mampu menjembatani siswa yang berniat bekerja ke luar negeri, khususnya Jepang dan Korea.

“Kalau dari LPK harapannya nanti setelah lulus anak-anak bisa langsung bekerja. Siapa tahu dengan adanya sosialisasi ini, siswa tertarik untuk mengikuti program kerja atau magang ke luar negeri,” tuturnya.

Sri Indayani menegaskan, peran sekolah dalam hal ini adalah sebagai fasilitator murni. Sekolah berupaya menjembatani akses informasi agar tingkat keterserapan lulusan, baik di dunia kerja maupun pendidikan tinggi, terus meningkat.

“Kami hanya memfasilitasi. Kalau nanti ada yang berminat, pihak LPK atau perguruan tinggi yang akan menindaklanjuti. Kami membantu membuka akses dan informasi bagi siswa,” pungkasnya. (uma/rds)