KUDUS, Joglo Jateng – Persiku Kudus bersiap menjalani laga pamungkas putaran kedua menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Wergu Wetan, Kudus, pada Jumat (30/1/26). Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Laskar Macan Muria untuk menutup kompetisi dengan hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan dalam laga ini sangat dinantikan suporter guna menjaga posisi tim di klasemen yang persaingannya semakin ketat. Tren positif dalam tiga laga terakhir menjadi modal utama mentalitas anak asuh Bambang Pujo Sumantri.
Persiapan Matang Laskar Macan Muria
Pelatih Persiku Kudus, Bambang Pujo Sumantri, menyatakan bahwa kondisi fisik dan mental para pemain saat ini sedang berada di level terbaik. Dari tiga pertandingan sebelumnya, Persiku berhasil mengantongi dua kemenangan dan satu hasil imbang.
“Persiapan anak-anak berjalan lancar. Kepercayaan diri pemain juga sedang tinggi karena grafik performa mereka terus meningkat,” ujar Bambang saat memberikan keterangan, belum lama ini.
Target tiga poin menjadi harga mati demi mengamankan jarak aman di papan klasemen. “Ini laga terakhir dan sangat penting, apalagi jarak poin dengan tim lain masih cukup ketat,” tambahnya.
Kondisi Skuad: Igor Siap Bermain
Kabar baik datang dari tim medis terkait kondisi pemain asing Persiku. Igor, yang sempat diragukan kebugarannya, kini telah mendapatkan lampu hijau untuk merumput kembali bersama legiun asing asal Brasil lainnya.
- Status Pemain: Hampir kekuatan penuh.
- Kondisi Igor: Siap bermain setelah pemeriksaan dokter dan fisioterapis.
- Atmosfer Tim: Positif dan optimis.
Pemain Persiku, Ivan Nanda Pratama, mengakui dukungan suporter akan menjadi faktor penentu di lapangan. “Kepercayaan diri kami naik, tapi kami butuh dukungan penuh dari suporter di laga terakhir ini,” ungkapnya.
Persipura Jayapura Bawa 24 Pemain
Di sisi lain, tim tamu Persipura Jayapura tidak ingin pulang dengan tangan hampa. Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, memboyong 24 pemain ke Kudus untuk mengantisipasi kelelahan akibat jadwal kompetisi yang padat.
“Kami membawa 24 pemain karena beberapa perlu dilapis. Masa jeda pertandingan cukup singkat, sama seperti yang dialami Persiku,” jelas Rahmad Darmawan.
Tim Mutiara Hitam sengaja tiba lebih awal di Kudus untuk proses pemulihan fisik pemain. Rahmad optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan sengit meski bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah. (adm/fat)










