Keracunan Massal Purworejo: 79 Warga Desa Trirejo Tumbang Usai Santap Nasi Berkat Ruwahan

paket nasi berkat Ruwahan yang menyebabkan keracunan massal di Desa Trirejo
DIUJI: Paket nasi berkat Ruwahan milik salah satu warga Desa Trirejo yang belum sempat dimakan, dibawa oleh petugas untuk diuji di laboratorium. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Tradisi Ruwahan menjelang Ramadan di Dusun Kedungdowo, Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo berujung petaka. Sebanyak 79 warga dilaporkan mengalami Keracunan Massal Purworejo usai menyantap nasi berkat (hantaran) dari acara kenduri tersebut. Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Purworejo langsung menggelar skrining kesehatan kedua di lokasi kejadian, Selasa (17/2/26).

Kepala Desa Trirejo, Andi Prasetyawan mengonfirmasi lonjakan jumlah korban yang sebelumnya dilaporkan 50 orang kini menjadi 79 orang. Lima di antaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat gejala mual, diare, dan sakit perut yang parah.

“Warga yang terdampak 79 orang dan lima di antaranya dirawat di rumah sakit. Dua orang di RSUD Cokronegoro dan tiga orang di RSI Loano,” terang Andi, Selasa (17/2/26).

Kronologi Kejadian

Insiden bermula saat salah satu warga di RT 01/RW 04 Dusun Kedungdowo menggelar kenduri Ruwahan untuk mendoakan leluhur pada Minggu (15/2/26) malam. Sebanyak 62 warga diundang dalam hajatan tersebut dan pulangnya membawa nasi berkat.

Nasi kotak tersebut diketahui dipesan dari Rumah Makan Dargo yang berlokasi di kawasan stasiun lama Purworejo.

“Esok paginya, warga yang memakan mengeluh diare, sakit perut, dan mual,” jelas Andi.