Jepara  

Puncak Pesta Lomban Jepara 2026, Gunungan Kupat Lepet Ludes dalam 15 Menit

Potret arak-arakan dua gunungan kupat lepet yang dibawa menuju lapangan Pantai Kartini dalam perayaan Pesta Lomban Jepara.
SIAP: Gunungan kupat lepet yang diarak menuju lapangan Pantai Kartini Jepara dalam Festival Kupat Lepet, Sabtu (28/03/2026). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Puncak perayaan Pesta Lomban 2026 di Pantai Kartini, Kabupaten Jepara, berlangsung sangat meriah pada Sabtu (28/03/2026). Ribuan porsi hidangan tradisional yang disusun rapi dalam dua gunungan kupat lepet ludes diserbu warga pesisir hanya dalam kurun waktu 15 menit. Tradisi tahunan pasca-Lebaran ini bukan sekadar ajang rebutan, melainkan wujud syukur dan pelestarian budaya yang mampu menggerakkan roda pariwisata daerah.

Antusiasme warga memuncak usai Bupati Jepara Witiarso Utomo beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memotong tali dari janur kuning.

Pemotongan tali ini dilakukan tepat setelah prosesi sakral larungan kepala kerbau pada Pesta Lomban 2026 selesai digelar. Warga yang telah memadati lokasi sejak pagi pun langsung berebut isi gunungan sebagai simbol keberkahan hidup.

Salah satu warga asal Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Ika Prasetyawati, merasa sangat senang bisa mendapatkan bagian dari gunungan tersebut. Ia bersama keluarganya rela bersiap sejak awal di barisan terdepan.

“Alhamdulillah dapat banyak. Tadi nunggu di depan, panas-panasan tapi akhirnya dapat juga. Nanti mau digantung di kendaraan,” ujar Ika dengan wajah sumringah.

Senada dengan hal itu, warga Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri, Miftahul Muniroh (32) mengaku sudah tiba di lokasi sejak pukul 08.00 WIB demi memeriahkan festival pesisir tersebut.

“Sudah sejak pagi hanya menunggu bisa ambil kupat lepet. Biar berkah di Lebaran ini,” jelas Miftahul.