Kendal  

Pemkab Kendal Turunkan Dokter Spesialis ke Desa lewat Program Speling

KUNJUNGI: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat meninjau pelaksanaan program Speling di Desa Pucangrejo, Kecamatan Pegandon, Selasa (5/5/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menurunkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) serta dokter spesialis anak ke Desa Pucangrejo, Kecamatan Pegandon, Selasa (5/5/2026), melalui program Speling (Dokter Spesialis Keliling).

Program ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Kendal dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat desa, terutama di wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan lanjutan. Selain menghadirkan dokter spesialis, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Pegandon.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan program Speling bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, khususnya dari dokter spesialis.

“Program ini untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga penyakit dapat terdeteksi lebih dini dan memudahkan penanganan selanjutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jenis dokter spesialis yang diterjunkan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi. Pada kegiatan di Desa Pucangrejo, layanan difokuskan pada kesehatan ibu dan anak dengan menghadirkan dokter obgyn dan dokter anak.

“Setiap lokasi berbeda-beda. Hari ini obgyn dan dokter anak, di tempat lain ada dokter jiwa maupun penyakit dalam,” ungkapnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat di lokasi sasaran program untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kendal, Anita Dianawati, menyampaikan bahwa program Speling tahun 2026 menargetkan 56 desa sebagai lokasi pelaksanaan.

“Desa Pucangrejo ini merupakan lokasi ke-9. Kami berharap target 56 desa di tahun 2026 dapat tercapai,” katanya.

Salah satu warga, Siti Maemunah, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Ia memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya tanpa harus pergi ke rumah sakit.

Alhamdulillah sangat membantu, apalagi ini gratis dan ada dokter spesialis. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit,” ucapnya. (ags/gih)