Angka Pernikahan di Rembang Melonjak, 849 Pasangan Menikah Selama Bulan Zulhijah

SAH: Sepasang pengantin di Rembang melangsungkan proses ijab kabul di bulan Zulhijah belum lama ini. (DOK PRIBADI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Bulan Zulhijah 1447 Hijriah kembali menjadi momen favorit masyarakat Kabupaten Rembang untuk melangsungkan pernikahan.

Berdasarkan data Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang, tercatat sebanyak 849 pasangan pengantin atau 1.698 orang melangsungkan akad nikah. Angka ini tercatat selama periode pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 2026.

Jumlah tersebut mengalami lonjakan signifikan dibandingkan periode Januari hingga April 2026. Di mana rata-rata hanya mencatat sekitar 200–300 peristiwa nikah setiap bulannya.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Rembang, Sarip mengatakan, tingginya angka pernikahan pada bulan Zulhijah tidak lepas dari kepercayaan masyarakat.

Mereka memandang bulan tersebut sebagai waktu yang baik untuk membangun rumah tangga.

“Zulhijah memang menjadi pilihan atau bulan baik untuk melangsungkan pernikahan. Jumlahnya mencapai 849 pasangan atau 1.698 orang,” ujarnya.

“Sementara pada Januari hingga April 2026, jumlah peristiwa nikah yang tercatat di KUA hanya sekitar 200 hingga 300 peristiwa,” imbuhnya.

Dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Rembang, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rembang menjadi wilayah dengan jumlah peristiwa nikah tertinggi, yakni 132 pasangan.

Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Sarang dengan 95 pasangan, disusul Kecamatan Sedan sebanyak 79 pasangan. Kemudian ada Kecamatan Kragan sebanyak 74 pasangan dan Lasem sebanyak 68 pasangan.

Sementara itu, kecamatan dengan jumlah peristiwa nikah relatif lebih sedikit adalah Pancur yang mencatat 27 pasangan.

Selanjutnya disusul Kaliori sebanyak 30 pasangan, Gunem sebanyak 35 pasangan, dan Bulu sebanyak 38 pasangan.

Sarip menilai tingginya angka pernikahan pada bulan Zulhijah menunjukkan masih kuatnya tradisi masyarakat. Khususnya dalam memilih momentum yang dianggap membawa keberkahan bagi kehidupan rumah tangga.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa pertimbangan budaya dan nilai keagamaan masih menjadi faktor penting dalam menentukan waktu pernikahan di tengah masyarakat,” tambahnya. (uma/fat/rds)

Data Pernikahan Selama Bulan Zulhijah di Kabupaten Rembang:

  • Kecamatan Rembang: 132 pasangan

  • Kecamatan Sarang: 95 pasangan

  • Kecamatan Sedan: 79 pasangan

  • Kecamatan Kragan: 74 pasangan

  • Kecamatan Lasem: 68 pasangan

  • Kecamatan Bulu: 38 pasangan

  • Kecamatan Gunem: 35 pasangan

  • Kecamatan Kaliori: 30 pasangan

  • Kecamatan Pancur: 27 pasangan