PATI, Joglo Jateng – Banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, makin parah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau secara langsung lokasi banjir rob di desa tersebut.
Dalam peninjauan itu, ia didampingi Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Luthfi juga menyempatkan menyapa warga dan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak.
Luthfi menyatakan, kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi banjir di Desa Tunggulsari. Ia menyebut banjir rob ini berdampak serius terhadap kehidupan maupun perekonomian masyarakat sekitar.
“Dampak banjir rob ini luar biasa. Terutama di Tayu, Pati. Kita juga melakukan pengecekan. Asisten kita sudah rapat dan hari ini sudah kita putuskan,” katanya.
Ia menyampaikan pihaknya juga sudah membahas penanganan banjir rob Desa Tunggulsari ini. Anggaran sebesar Rp 400 juta telah disiapkan untuk memperbaiki tanggul yang rusak.
“Penanganan yang paling dekat adalah menanggulangi tanggul rusak yang mengakibatkan air masuk ke rumah. Sehingga kita siapkan Rp 400 juta untuk membikin tanggul,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan tanggul ini merupakan upaya jangka pendek. Untuk langkah penanganan jangka panjang, Luthfi mengaku bakal melakukan rapat lebih lanjut.
“Jangka panjang banyak yang kita kerjakan. Nanti kita rapat kembali untuk melakukan langkah yang komprehensif. Sungai di sana segera kita perbaiki,” pungkasnya. (lut/fat/rds)










