EROPA, Joglo Jateng – Steven Gerrard dan Dean Smith mengawali tenor kepelatihan mereka di tim baru masing-masing, Aston Villa dan Norwich City. Kedua pelatin itu meraih kemenangan dalam rangkaian laga pekan ke-12 Liga Inggris, akhir pekan Minggu (21/11).
Gerrard, melakoni pertandingan pertamanya di Liga Premier sebagai pelatih setelah digaet dari Rangers. Mantan kapten Liverpool itu membimbing Villa menang 2-0 saat menjamu Brighton & Hove Albion di Stadion Villa Park.
Kendati Brighton lebih banyak mendominasi penguasaan bola hingga 63 persen, tuan rumah mampu meredam hal itu jadi sekadar angka statistika semata. Villa mampu mencuri keunggulan pada menit ke-84. Ollie Watkins melakukan tusukan melewati hadangan Shane Duffy dan Yves Bissouma, yang ia akhiri dengan sepakan keras demi melesakkan bola ke pojok atas gawang.
Semenit jelang bubaran waktu normal, kapten Tyrone Mings melengkapi kemenangan Villa jadi 2-0 saat ia menyambar bola sapuan tak sempurna Adam Webster. Hasil itu cukup untuk membuat Gerrard masuk dalam catatan sejarah. Ia menjadi orang ketiga yang menandai debutnya melatih Villa di era Liga Premier dengan torehan kemenangan.

Sementara itu, pendahulu Gerrard, Dean Smith, yang kini pindah menangani Norwich juga menandai tenor barunya dengan kemenangan. Anak asuhnya berhasil bangkit dan menundukkan Southampton 2-1 di Carrow Road.
Tim tamu lebih dulu memimpin lewat gol Che Adams saat laga baru memasuki menit keempat. Tetapi Norwich mampu membalasnya tiga menit kemudian melalui aksi Teemu Pukki.
Norwich juga lebih banyak ditekan oleh tamunya sepanjang laga. Tetapi berhasil mendapatkan gol penentu kemenangan saat sang kapten Grant Hanley menanduk umpan sepak pojok kiriman Billy Gilmour pada menit ke-79. Hasil itu membuat Smith setidaknya membalaskan kekalahan yang ia derita dari Southampton di laga terakhirnya menangani Villa dua pekan silam.

Satu lagi pelatih yang memulai tenor kepelatihan di klub baru. Yakni Xavi Hernandes yang mengawali era kepelatihannya dengan kemenangan tipis 1-0 dalam laga derbi Katalunya lawan Espanyol di jornada ke-14 Liga Spanyol, di Camp Nou.
Gol kemenangan Barca dicetak lewat tendangan penalti Memphis Depay pada babak kedua. Tiga poin ini membuat Barca naik ke posisi keenam dengan perolehan 20 poin, terpaut delapan poin dari Sevilla yang memuncaki klasemen sementara.
Xavi tidak sepenuhnya senang dengan penampilan tim di pertandingan pertamanya sebagai pelatih meski mengalahkan Espanyol 1-0. Memphis Depay mengonversi penalti di awal babak kedua untuk mengamankan tiga poin untuk tuan rumah.
“Yang paling saya sukai adalah sikap para pemain. Tentu saja ada hal-hal yang perlu ditingkatkan. Faktanya, ada banyak yang harus dibenahi. Pada akhir pertandingan kami kekurangan hal untuk mendominasi permainan. Kami tidak dalam situasi terbaik dan Espanyol memberi kami banyak masalah di menit-menit akhir,” tambah pelatih berusia 41 tahun itu.
Barca tercatat melepaskan 16 tembakan ke gawang Espanyol sepanjang pertandingan, tetapi hanya enam yang tepat sasaran dan Xavi merasa para pemainnya harus berbuat lebih banyak untuk mengancam lawan mereka.
“Kami harus menghasilkan lebih banyak peluang. Sulit untuk menyerang pertahanan yang ketat, tetapi kami lebih banyak menyerang ruang di sayap. Kami harus bekerja karena kami akan menemukan diri kami dalam skenario yang sama berkali-kali,” kata Xavi setelah pertandingan di akun Twitter resmi Barcelona.
Xavi juga ditanya tentang laporan yang menyatakan bahwa Sergio Aguero harus terpaksa pensiun dini karena masalah jantung yang dideritanya baru-baru ini. Namun, dia masih belum yakin dengan masa depan pemain Argentina tersebut.
“Saya tidak tahu apa-apa tentang Kun (Aguero). Saya berbicara dengannya, dia tenang dan kami harus menunggu. Saya tidak memiliki informasi yang keluar hari ini,” tutupnya. (ara/fat)










