PEMALANG, Joglo Jateng – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Pemalang 2022 akan dilaksanakan pada April mendatang dan dilakukan dengan terbatas. Pertandingan olahraga tersebut digelar tetap dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat seperti tahun sebelumnya. Hal itu karena masih dalam masa pandemi dan pelaksanaannya dilakukan tanpa penonton.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang Mualip melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga (Pora) Kustanto mengatakan, pelaksanaan Popda 2022 ini baru sampai pada tahap persiapan. Dengan mengumpulkan para pelatih dan perwakilan dari masing-masing cabang olahraga (cabor).
“Kami kumpulkan para pelatih dan perwakilan dari setiap cabor untuk sosialisasi. Karena masih pandemim, untuk popda ini akan kami lakukan sama dengan aturan sebelumnya. Yaitu berdasarkan peraturan pada 2021 lalu,” ujarnya di kantor Disparpora, Rabu (2/2).
Ia menjelaskan, penerapan aturan usia ini digunakan untuk membatasi peserta yang ada. Di mana batas usia maksimal yaitu 17 tahun atau lahir pada 2005. Selain itu, nantinya ada 14 cabor yang akan dipertandingkan.
“Ya walaupun banyak pelatih yang memprotes peraturan pembatasan ini, tapi tetap kami jalankan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, dalam pelaksanaannya nanti, popda akan dilakukan secara offline atau langsung. Dengan protokol kesehatan yang ketat dan wajib melakukan dua kali vaksinasi untuk semua peserta serta panitia.
“Untuk online tidak bisa kami lakukan. Karena terkendala dengan fasilitas. Jadi semua dilaksanakan offline, dengan prokes ketat serta semuanya harus sudah vaksin dua dosis,” tegasnya. (fan/all)










