BURNLEY, Joglo Jateng – Liverpool sukses mengalahkan Burnley dengan skor 1-0 berkat gol tunggal dari Fabinho di Stadio Turf Moor, akhir pekan Selasa (14/2). Dengan hasil ini mereka sukses memangkas jarak dengan Manchester City di papan klasemen.
Kemenangan yang diraih Liverpool ini membuat mereka mengumpulkan 54 poin dari 24 laga. Mereka hanya berselisih sembilan poin dari Manchester City di puncak klasemen.
Di sisi lain, Burnley semakin terbenam di dasar klasemen Liga Inggris. Sejauh ini Ben Mee Cs hanya mampu mencatatkan 14 poin dari 21 pertandingan dan tak mampu mencatatkan kemenangan dari lima laga terakhir mereka.
Dipertandingan lainnya, manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte mengatakan klubnya menghadapi tantangan yang berat untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Setelah para pemainnya mengalami penurunan performa baru-baru ini.
Tottenham menderita kekalahan ketiga mereka berturut-turut pada Liga Premier. Terakhir mereka kalah 0-2 dari Wolverhampton Wanderers akhir pekan Selasa (14/2). Denagn hasil ini mereka turun ke urutan delapan pada klasemen sementara dengan 36 poin setelah 22 pertandingan.
Conte tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan liga pertamanya setelah mengambil tugas di Tottenham pada November. Namun optimisme yang ditimbulkan dengan cepat memudar.
“Kami tahu kami harus berjuang untuk membangun sesuatu yang penting dengan situasi ini. Mungkin penggemar kami seharusnya tidak kecewa dengan kekalahan tersebut. Mereka seharusnya berusaha dan mendorong kami dan tetap di belakang kami. Para pemain perlu menemukan atmosfir yang tepat dan merasa tidak ada tekanan mengenai target yang pada saat ini tidak bisa Anda capai,” terang Conte kepada Sky Sports.
Kekalahan pada Minggu (13/2) menandai pertama kalinya Conte kalah dalam tiga pertandingan liga berturut-turut sejak hari-harinya menangani Atalanta pada November 2009. Tottenham terpaut lima poin dari tim tempat keempat West Ham United. Meskipun klub London utara itu mempunyai tiga pertandingan di tangan dibanding Hammers.
“Para penggemar harus mengerti untuk bersabar, untuk menunggu untuk membangun kembali ke situasi yang biasa mereka alami di masa lalu. Kami bekerja keras dengan para pemain dan ada komitmen besar namun ini tidak cukup jika kami ingin menjadi kompetitif. Kami harus menunggu,” tambah Conte dalam konferensi pers. (ara/fat)










