Sudah Kalah, Arsenal Harus Kehilangan Dua Pilar

GEMBIRA: Pemain Crystal Palace Wilfried Zaha melakukan sebelrasi bersama rekannya usai pencetal gol ke gawang Arsenal melalui titik penalti di Stadion Selhurst Park, London, Selasa (5/4) dini hari. (https://www.instagram.com/cpfc/JOGLO JATENG)

LONDON, Joglo Jateng – Crystal Palace sukses membenamkan Arsenal dengan skor tiga gol tanpa balas pada pekan ke-31 Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, London. Tiga gol Crystal Palace lahir dari sundulan Jean-Philippe Mateta, tendangan Jordan Ayew serta sepakan penalti dari Wilfried Zaha.

Hasil itu mengukuhkan Crystal Palace di posisi ke-9 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 37 poin dari 30 pertandingan. Sedangkan Arsenal masih tertahan di posisi lima dengan torehan 54 poin dari 29 laga.

Usai laga, pelatih Arsenal Mikel Arteta memberi isyarat negatif soal cedera yang diderita bek kiri Kieran Tierney. Sekira satu jam sebelum sepak mula, Arsenal melalui akun Twitter mereka mengkonfirmasi bahwa Tierney harus absen dari skuad pertandingan itu karena cedera lutut.

Selepas pertandingan Arteta memberikan kabar yang kurang mengenakkan. Sebab, Tierney dijadwalkan harus menjalani sesi dengan spesialis untuk memastikan kondisinya.

“Dia akan bertemu spesialis besok dan kami akan mengetahui lebih jauh tentang kondisi cederanya. Namun, perasaan yang dialaminya tidak positif, demikian juga yang diperlihatkan dari hasil pemindaian, tetapi kami harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi,” kata Arteta selepas pertandingan dikutip dari situs resmi Arsenal.

Ini menjadi kali ketiga Tierney mengalami cedera berkenaan dengan lutut sejak diboyong dari Celtic pada musim panas 2019 lalu. Ia sempat dua kali menepi musim lalu karena cedera lutut pada medio Januari-Februari dan April-Mei 2021. Hal ini membuatnya harus melewatkan tak kurang dari 14 pertandingan Arsenal. Musim ini, Tierney juga sempat menepi dalam tiga pertandingan medio Oktober-November lalu karena masalah pergelangan kaki.

Selain Tierney, Arsenal juga dihadapkan pada ancaman cedera lainnya. Gelandang Thomas Partey terpaksa meninggalkan pertandingan lebih awal dan terlihat tampak meringis kesakitan saat digantikan Albert Lokonga pada menit ke-74. Di awal musim ini, Partey sempat melewatkan nyaris sepanjang Agustus di ruang perawatan karena cedera pergelangan kaki yang dialaminya.

“Saya tidak tahu, tapi ia merasakan sesuatu di area yang pernah cedera sebeumnya. Jadi jelas ini kekhawatiran besar,” kata Arteta.

Disisi lain, Pelatih Cerystal Palace, Patrick Vieira menyanjung tinggi kontribusi Conor Gallagher saat Crystal Palace melucuti Arsenal 3-0. Meski tak menambah koleksi golnya, tetapi pemain pinjaman dari Chelsea itu tampil begitu dominan sebagai mesin serangan utama Palace.

Dia berkali-kali memenangi perebutan bola dari pemain Arsenal. Secara khusus Vieira menyebut bahwa etos kerja adalah kualitas terbaik yang diperlihatkan Gallagher ketimbang gol-gol yang membuatnya mendapat sorotan dan pujian dari publik.

“Itulah energi yang ia bawa ke tim ini, memberi kesempatan rekan-rekannya mengikuti langkahnya di belakang. Dalam banyak kesempatan dia lah yang memulai gelombang tekanan dan memimpinnya di garis terdepan terhadap lawan,” kata Vieira selepas pertandingan dikutip dari situs resmi Palace. (ara/fat)