ROMA, Joglo Jateng – Pelatih AS Roma Jose Mourinho mengatakan kemenangan timnya atas Salernitana pada pekan ke-32 hadir berkat kontribusi pemain penggantinya. Pada laga itu Roma menang dengan skor 2-1 di Stadion Olimpico, Roma, akhir pekan lalu.
Dikutip dari football-italia, pada pertandingan ini AS Roma tertinggal lebih dulu dari Salernitana karena gol Ivan Radovanovic. Sebelum akhirnya dibalikkan oleh Carles Perez dan Chris Smalling.
Menurut Mourinho, pada pertandingan ini AS Roma sudah dalam kondisi yang lelah. Setelah bermain dengan jarak yang cukup dekat dari pertandingan sebelumnya ketika berlaga di Liga Conference.
“Hanya setelah saya melakukan pergantian pemain, kami memiliki kaki dan energi yang segar untuk membalikkan keadaan. Salernitana memberikan semua yang mereka miliki, sulit bagi mereka untuk mempertahankan intensitas itu selama 90 menit,” ujar Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu lanjut mengatakan, kondisi ini dirasakan juga oleh pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini. Mereka bermain pada Kamis (7/4) di Liga Europa dan Minggu (10/4) berlaga di Liga Italia.
“Pada akhirnya, saya pikir kami pantas mendapatkannya, karena kami mencoba memenangi pertandingan sampai akhir. Tetapi Salernitana membuatnya menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami,” sambungnya.
Sementara itu, pelatih AC Milan Stefano Pioli menilai saat ini tidak ada yang difavoritkan antara timnya, Inter dan Napoli untuk meraih gelar juara Liga Italia. Ia mengatakan, saat ini tidak ada yang bisa diprediksi karena Liga Italia merupakan kompetisi yang kompetitif.
“Saya tidak suka berpikir seperti itu. Jangan lupa dalam tiga minggu terakhir orang mengatakan kami adalah favorit super, lalu Napoli, lalu Inter. Ini akan ditentukan hingga akhir,” tegas Pioli.
Pelatih asal Italia itu lanjut mengatakan, predikat favorit di Serie A tidak menjamin sebuah tim akan melenggang mulus. Salah satu contohnya adalah Napoli yang baru saja dikalahkan Fiorentina 2-3.
Pioli menjelaskan saat ini setiap pertandingan akan sulit untuk setiap tim. Meski begitu AC Milan akan tetap berusaha, termasuk ketika bermain imbang menghadapi Torino, Senin (11/4) dini hari.
“Saya tidak melihat tim yang cemas atau mudah tersinggung. Kami mencoba menciptakan peluang, seimbang, solid. Kita semua tahu betapa berartinya permainan ini, karena semakin banyak waktu berlalu, semakin banyak bobot yang dimiliki setiap poin,” ungkap Pioli. (ara/fat)










