Pati  

Pengunjung Wisata di Pati Melonjak dalam Sepekan

RAMAI: Terlihat beberapa pengunjung Obyek Wisata Gunung Rowo sedang menikmati suasana bersama keluarga, belum lama ini. (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Pengunjung tempat wisata di Kabupaten Pati melonjak naik dalam sepekan saat hari raya Idul Fitri 1443. Hal tersebut karena Pemerintah Pusat telah memperbolehkan warga perantuan untuk mudik ke kampung halaman.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Ida Istiani mengatakan, antusiasme masyarakat untuk berwisata jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Terlebih Pemerintah Pusat 2 tahun terakhir melarang mudik.

“Ini karena liburan panjang. Selain itu, antusiasme masyarakat termasuk yang dari luar kota juga meningkat, setelah lama tidak mudik,” ungkapnya, belum lama ini.

Berdasarkan data dari Dinporapar Pati, terjadi kenaikan wisatawan yang berkunjung ke beberapa obyek wisata terjadi pada awal Mei. Yakni pada 1 Mei tercatat jumlah yang datang berkunjung wisatawan ke Pati sudah mencapai 2.394. Kemudian saat 2 Mei mencapai 1.309 dan pada 3 Mei mencapai 2.701 pengunjung.

Lebih lanjutnya, kenaikan terjadi di hari ketiga lebaran. Capaian wisatawan pada 4 Mei sebanyak 5.846. Pada tanggal 5 Mei sebanyak 6.616 pengunjung dan pada tanggal 6 Mei sebanyak 6.789 pengunjung yang berkunjung ke beberapa tempat wisata.

Di sisi lain, Penggelola Obyek Wisata Gunung Rowo, Muhammad Kasdu Syirad mengatakan, dari mulai hari pertama lebaran 2022 wisatawan sudah banyak yang berkunjung. Dari pengunjung dewasa hingga anak-anak.

“Mulai lebaran pertama ada sekitar 200 pengunjung, kemudian hari kedua 350, bahkan di hari ketiga hingga sampai 500 pengunjung lebih. Jadi semakin hari semakin bertambah,” jelas Kasdu, belum lama ini.

Berdasarkan pengamatannya dari tahun ke tahun, pengunjung di Obyek Wisata Gunung Rowo saat lebaran 2022 ini mengalami lonjakan yang cukup dratis. Pasalnya, pemerintah pusat telah memperbolehkan mudik.

“Saat hari biasa hanya sekitar 50 hingga 100 pengunjung saja. Itu saja saat liburan atau hari sabtu dan minggu. Sedangkan hari bisa tidak bisa diperkirakan. Kalau bulan puasa tambah sepi lagi,” tutupnya. (cr7/fat)