KUDUS, Joglo Jateng – Sejumlah wilayah di Indonesia tengah mewaspadai kasus hepatitis yang beberapa hari ini tengah merebak. Akan tetapi masyarakat diimbau untuk tidak panik dengan adanya kasus ini.
Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kudus dr. Pujianto mengatakan, penyakit berbahaya yang tengah mencuat ini belum diketahui sebabnya secara pasti. Maka dari itu, perlu tetap waspada untuk mencegah penyakit tersebut.
“Masyarakat tidak perlu panik. Tetaplah waspada bila timbul gejala-gejala yang mengarah ke hepatitis. Seperti mual, muntah, diare, dan demam,” ucapnya saat dihubungi Selasa (10/5).
Tidak hanya sampai di situ, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar segera periksa kondisi ke fasilitas kesehatan (Faskes) atau RS. Apabila, terdapat gejalan lanjutan yang terjadi pada tubuh.
“Jika ada gejala lanjut seperti air kencing berwarna coklat tua seperti teh, BAB berwarna pucat sepert dempul, warna mata dan kulit menjadi kuning. Kemudian, gangguan pembekuan darah atau pendarahan, kejang, tidak sadar atau kesadaran menurun. Segeralah periksa ke faskes atau RS,” tegasnya.
Sementara itu, dr. Pujianto juga memberikan langkah-langkah untuk melakukan pencegahan penularan hepatitis. Seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, pastikan mengkonsumsi makanan yang bersih dan matang, tidak bergantian memakai alat makan yang sama dengan orang lain.
“Kemudian, hindari kontak dengan orang sakit, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, mengurangi mobilitas, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Serta mengikuti perkembangan informasi terbaru dari sumber yang dapat dipercaya,” pungkasnya. (sam/fat)










