PEMALANG, Joglo Jateng – Bagian Hukum Sekretariat Daerah menerima penghargaan sebagai TOP 2 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kabupaten Pemalang. Inovasi tersebut berupa Klinik Hukum Terpadu. Yang masuk dalam kategori tata kelola pemerintahan, guna mendukung pelaksanaan tugas jabatan struktural. Hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 72 Tahun 2019.
Adapun tugas-tugas yang didukung dengan inovasi tersebut yaitu, pembinaan penyusunan produk hukum daerah, kajian sengketa hukum, memfasilitasi pelayanan hukum untuk pemda dan ASN berupa bantuan hukum ataupun konsultasi hukum. Serta pengelolaan kegiatan hak asasi manusia, pembinaan produk hukum desa, sosialisasi produk hukum daerah, juga pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum.
Kepala Bagian Hukum Setda Pemalang, Sri Subyakto mengatakan, pihaknya bersyukur atas penghargaan tersebut. Sebab Klinik Hukum Terpadu merupakan kerja besar Bagian Hukum dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya terkait informasi hukum.
“Kami bersyukur atas nama keluarga besar Bagian Hukum. Kami tidak menyangka akan mendapat apresiasi dari pemerintah daerah dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI terhadap Bagian Hukum,” terangnya usai menerima penghargaan dari Bupati Pemalang di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (18/5).
Ia mengatakan, Inovasi Klinik Hukum Terpadu selama ini sudah beroperasi. Dengan tujuan menyediakan sarana konsultasi kepada OPD dan desa terkait produk hukum, memberikan bantuan hukum untuk masyarakat miskin, meningkatkan aksesibilitas warga desa terhadap produk hukum, serta mendukung visi misi Kabupaten Pemalang.
“Bulan depan kami akan turun ke kecamatan atau desa. Bagi warga desa atau perangkat silahkan jika ada yang ingin melakukan konsultasi. Jadi hakikat dari Klinik Hukum Terpadu itu, kami hadir di saat masyarakat butuh informasi hukum. Syukur-syukur bisa membantu menyelesaikan permasalahan hukum yang dialami,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya untuk mengoptimalkan inovasi yang sudah ada. Sehingga implementasinya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat atau pihak-pihak yang membutuhkan. (all)










