KOTA, Joglo Jogja – Merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Yogyakarta tidak mempengaruhi harga daging di pasaran. Bahkan harga daging di pasaran masih terbilang stabil.
Salah satu pedagang daging sapi di pasar Prawirotaman, Enik (52) mengatakan, harga daging sapi di pasar masih normal sampai beberapa waktu terakhir. Meskipun kasus PMK juga terjadi di beberapa daerah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Harga daging sapi masih normal. Masih di angka Rp 135 ribu per kilogram,” ungkapnya, Rabu (6/7).
Stabilnya harga daging sapi tersebut, dirinya menuturkan menjadi hal yang menurutnya patut disyukuri. Pasalnya, harga daging sapi sampai saat ini masih normal. engingat adanya wabah PMK dan momentum menjelang hari raya Idul Adha.
Meski harga daging sapi masih normal, namun ia mengaku agak kesulitan dalam menghabiskan dagangannya. Pihaknya tidak memungkiri bahwa wabah PMK yang menyerang ternak itu berdampak pada penjualannya.
“Adanya PMK tetap berpengaruh terhadap penjualan. Padahal kalau daging potong sudah diperiksa dulu sebelum masuk ke pasaran,” ujarnya.
Ia memprediksi, harga daging sapi masih akan tetap stabil hingga hari raya Idul Adha mendatang. Meskipun pihaknya belum tau banyak atau tidaknya pembeli.(fif/ziz)










