Terapkan MPLS, Harap Peningkatan Prestasi Sekolah

TERTIB: Siswa Kelas VII saat mengikuti peraturan baris-berbaris dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran 2022/2023 di SMP Negeri 2 Bantul, Selasa (12/7). (DOKUMENTASI ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan secara serentak pada 11 hingga 13 Juli 2022. Seperti halnya SMP Negeri 2 Bantul yang menerapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), agar membekali siswa untuk lebih memahami sekolah. Sehingga dapat meningkatkan prestasi anak-anak.

Ketua MPLS SMPN 2 Bantul, Mardiana mengatakan, pihaknya tengah mengajarkan materi MPLS sesuai dengan standarisasi. Dimana sudah tersedia buku panduan.

“Ada pengenalan lingkungan sekolah dimana sekolah menayangkan video yang berisi tentang kondisi sarana dan prasarana SMPN 2 Bantul. Menayangkan SDM, Guru, karyawan serta sarpras. Seperti lab biologi dan yang lainnya,” ujarnya, Selasa (12/7).

Mardiana pun mengatakan, bahwa pihaknya juga memperkenalkan Kurikulum Merdeka pada anak kelas VII. Hal ini berbeda dengan kakak kelasnya, dimana masih menggunakan K-13.

“Kalau Kurikulum Merdeka sekarang ada projeknya. Dimana setiap Senin-Jumat dilakukan untuk belajar, sementara satu hari untuk projeknya. Nanti diakhir bulan ada panen raya, yaitu menampilkan hasil karya anak-anak dari projek tersebut,” paparnya.

Menurutnya, penjaringan minat dan bakat oleh anak itu berbeda-beda. Sehingga dibuat tim kurikulum merdeka untuk pertanggungjawaban projek tersebut.

“Kemudian ada materi terkait wawasan. Kemudian di MPLS terdapat pendidikan karakter, serta pengenalan kegiatan pembelajaran kurikulum Merdeka,” imbuhnya

Selain itu, juga terdapat program pengenalan penilaian pembelajaran. Lebih lanjut, terdapat peraturan akademik dimana terdapat perubahan, bahwa di SMPN 2 Bantul telah dicanangkan sebagai sekolah ramah anak.

“Jadi disesuaikan dengan anak, sarpras juga aman untuk anak-anak. Tata tertib juga sudah disesuaikan dengan anak,” tuturnya.

Selain itu, kegiatan extrakulikuler dipilih langsung oleh siswa. Dimana nantinya, siswa akan diberi angket untuk mengikuti kegiatan tersebut sesuai minat dan bakatnya.

“Harapannya MPLS ini dapat membekali siswa untuk memahami sekolahnya, seluk beluknya. Setelah tiga hari bisa meningkatkan prestasi, sehingga anak-anak merasa nyaman, insyaallah akan meningkatkan prestasi anak-anak,” jelasnya. (ers/bid)