Jepara  

KTP akan Ganti Otomatis bagi PNS yang Pensiun

RESMI: Asisten I Sekda Jepara, Ahmad Junaidi saat menyerahkan Surat Keputusan Pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT) kepada pensiunan di Pendapa RA Kartini Jepara, Kamis (1/12/22). (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Tanpa mengurus ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara otomatis berubah bagi pensiunan. Hal tersebut, diupayakan guna mempercepat dan mempermudah pelayanan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Wahyanto pada kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT), di Pendapa RA Kartini Jepara, Kamis (1/12/22).

“Ini merupakan inovasi pelayanan kelima dan belum ada namanya. Jadi status PNS dan atau guru yang PNS, ketika pensiun akan mendapat KTP baru dengan status pensiunan, melalui SK Pensiun,” papar Wahyanto.

Termasuk, lanjutnya, jika CPNS diangkat menjadi PNS. Ia menambahkan, melalui surat keputusan (SK) pengangkatan, akan memperoleh KTP dengan status baru. Tidak hanya itu, apabila menghendaki status dalam Kartu Keluarga, juga bakal direalisasikan oleh Disdukcapil.

“Kami telah bekerjasama dengan BKD, jadi pelayanan ini sudah terkoordinir antar OPD Jepara. Kemudian, apabila telah mendapat KTP baru, yang lama akan dimusnahkan sesuai dengan regulasi,” ucapnya.

Pada acara tersebut, sebanyak 30 PNS di Jepara memasuki usia pensiunan. Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta yang diwakilkan Asisten I Sekda Jepara, Ahmad Junaidi mengapresiasi program Disdukcapil, karena memudahkan pelayanan KTP.

“Disdukcapil Kabupaten Jepara atas kesigapan dalam memberikan pelayanan kepada pensiunan berupa penerbitan KTP dan KK baru karena terdapat perubahan status. Semoga ini dapat mempermudah bapak dan ibu semua sehingga tidak perlu repot-repot mengurus sendiri,” terang Junaidi.

Salah satu PNS dari Kecamatan Kedung, Didit Andang Irawan mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil atas inovasi yang diberikan. Sebab, membantu golongan tua.

“Ketidaktahuan teknologi lazim melekat kepada orangtua. Sehingga, kami terbantu sekali dengan program yang diberikan oleh Disdukcapil,” pungkasnya. (cr2/gih/adv)