Masuk Wisata Jogja, Kaliurang Dapat Tambahan Sarana

KREATIF: Pegiat seni saat menampilkan kesenian Jathilan di Kawasan wisata Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, belum lama ini. (ISTIMEWA/ JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Kawasan wisata Kaliurang selama ini terkenal menjadi bagian dari destinasi wisata di Yogyakarta yang menjadi incaran wisatawan. Tempat tersebut kini memiliki tambahan sarana atraksi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid mengatakan, penyerahan bantuan sarana atraksi di lakukan di kawasan wisata Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana atraksi di kawasan tersebut.

“Secara resmi dukungan sarana atraksi tersebut diserahkan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr Frans Teguh di Kawasan Wisata Gardu Pandang Kaliurang belum lama ini,” tuturnya, belum lama ini.

Dukungan sarana atraksi tersebut, kata Ishadi, berupa penambahan empat set peralatan olahraga luar ruang yang akan ditempatkan di kawasan Gardu Pandang Kaliurang. Ditambah tiga unit bebek air beserta alat pengaman berupa pelampung yang akan ditempatkan di embung Tlogoputri Kaliurang.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemenparekraf yang telah memberikan dukungan sarana atraksi di kawasan wisata Kaliurang,” ungkapnya.

Dengan bantuan itu, destinasi wisata Kaliurang diharapkan akan semakin diminati wisatawan. Karena semakin banyak alternatif dan sarana pendukung pariwisata yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan.

“Selain Kaliurang memiliki peninggalan kesejarahan yang tinggi berupa cagar-cagar budaya jaman Belanda, saat ini juga sudah banyak tumbuh destinasi pendukung lainnya yang dikembangkan oleh pihak swasta maupun oleh masyarakat berdasar pengembangan pariwisata berbasis komunitas,” tambahnya.

Destinasi pendukung itu yakni Suraloka Zoo, Kaliurang Park, Tankaman Natural Park, dan Nawang Jagad, dan lainnya. “Kami juga mengharapkan sinergi dan kolaborasi antara pemangku kepentingan pariwisata dan semua lapisan masyarakat. Khususnya di kawasan Kaliurang lebih ditingkatkan lagi dalam upaya menciptakan kualitas destinasi yang unggul,” harapnya.

Serah terima dukungan sarana atraksi dari Kemenparekraf kepada Pemkab Sleman dimeriahkan dengan atraksi pembuka berupa kesenian jathilan dari Sanggar Waskita Budaya yang menampilkan fragmen dengan judul Satyatama. Fragmen itu, menggambarkan tokoh pejuang bangsa Nyi Ageng Serang yang merupakan prajurit wanita berjiwa pemberani dengan senjata bambu runcing melawan penjajahan.

“Jiwa semangat yang membara perlu ditiru dan diimplementasikan dalam membangun bangsa. Termasuk dalam mengembangkan sektor pariwisata dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat,” demikian kata Ishadi. (cr5/mg4)