Semarakkan Merdeka Belajar, Dinas Pendidikan Banyumas Gelar Pameran Buku & P5

memperingati Hardiknas 2023 di lapangan tenis Dinas Pendidikan Banyumas
AKSI: Peserta lomba mural saat berkreasi dalam rangka memperingati Hardiknas 2023 di lapangan tenis Dinas Pendidikan Banyumas, Senin (22/5). (UMMU ROOFINGATUN/JOGLO JATENG)

BANYUMAS, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan Banyumas menyelenggarakan Pameran Buku dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2023. Kegiatan ini mengusung tema “Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar”. Pameran ini dilaksanakan selama dua hari pada 22-23 Mei 2023 di Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Banyumas.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 7 stan tingkat SD, 7 stan tingkat SMP, stan tingkat SMA dan SMK, stan PAUD, PKBM dan SKB, dan stan buku. Selain itu, dimeriahkan dengan panggung hiburan atau panggung kreasi pelajar. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan adanya lomba mural dan bursa usaha menengah kecil dan mikro (UMKM).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Joko Wiyono mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya berkolaborasi dengan UMKM. Hal tersebut karena selain harus mencerdaskan dan mencerahkan, pendidikan juga dinilai harus membahagiakan siapa saja yang berada di dalamnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan, bidang pendidikan kurikulum merupakan jantung dari pendidikan. Perbedaan mendasar kurikulum merdeka adalah terletak pada kegiatan kokurikuler. P5 hadir karena pentingnya mempelajari hal-hal di luar kelas.

“Pendidikan sekolah tidak selamanya menjamin, tapi dapat mendukung kita dalam kehidupan masyarakat. P5 hadir karena pentingnya mempelajari hal-hal di luar kelas, dan berharap agar siswa tidak hanya mendapatkan pelajaran di kelas, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Sadewo juga berpesan agar para siswa untuk terus menjadi pelajar yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. “Teruslah menjadi siswa siswi yang sesuai dengan nilai Pancasila. Jadi Pancasila tidak sekadar dihafalkan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, harus bersifat adiktif terhadap hal-hal positif,” pungkasnya. (cr9/abd)