TAHU tek menjadi kudapan yang cukup digemari banyak orang. Makanan asal Lamongan dengan cita rasa manis dan gurih khas petis Jawa Timur ini pun banyak ditemui di daerah lain, tidak terkecuali Yogyakarta.
Salah satu warung yang menyajikan menu ini adalah Tahu Tek Tek Telor 18 yang berlokasi di Jl. Perumnas No.94, Kledokan, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman. Sang pemilik warung, Imron Arif mengaku telah menjalankan usahanya ini sejak 2018. Sampai saat ini, perharinya ia bisa menjual puluhan hingga ratusan porsi tahu tek.
“Untuk resep pembuatan tahu tek ini tidak ada yang spesial. Namun hanya berfokus kepada petis karena bahan itu menjadi bagian terpenting dalam pembuatan tahu tek,” ungkapnya saat diwawancarai Joglo Jogja, Kamis (20/7/23).
Jhon -sapaan akrabnya- menambahkan, petis yang ia gunakan dalam pembuatan tahu tek itu harus dikirim langsung dari Jawa Timur. Petis dari daerah itu dibuat dari sari udang yang dimasak dan dibekukan. Sedangkan petis yang beredar di Semarang biasanya berasal dari daging sapi.

“Petis yang berada di DIY dan Jawa Tengah ini bisanya dari Semarang, yang berasal dari daging sapi. Sehingga kami datangkan langsung karena kami menggunakan petis udang,” jelasnya.
Pria kelahiran Mojokerto ini menambahkan, selain petis, racikan bumbu tahu tek juga terdiri dari gula, kacang tumbuk, asam jawa, dan cabai. Bumbu tersebut juga digunakan untuk tahu petis dan rujak cingur. Tiga menu itu tersedia di warungnya. Namun, tahu tek tetap menjadi menu andalan.
Tahu Tek Tek Telor 18 setiap harinya buka pada pukul 13.00 hingga 22.00. Harga yang ditawarkan warung ini cukup terjangkau. Yakni mulai Rp 10 ribu untuk tahu tek, Rp 13 ribu untuk tahu tek plus telur, dan rujak cingur Rp 18 ribu. (riz/mg4)










