TUK Sartika Sari Gelar Ujian Kompetensi untuk Sertifikasi

Ujian Kompetensi tata rias pengantin solo putri
PERAGA: Para model busana Ujian Kompetensi tata rias pengantin solo putri menunjukkan tata rias mereka. (AFIFUDIN/ JOGLO JATENG)

PEMALANG – Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sartika Sari menggelar Ujian Kompetensi tata rias pengantin solo putri. Acara ini diikuti oleh berbagai macam Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) dari berbagai daerah.

Ketua TUK Sartika Sari Sriyatun Fandholi menjelaskan, dalam kondisi pandemi covid-19 ini jangan sampai membuat LKP hanya berdiam diri. Namun harus tetap semangat belajar untuk meningkatkan kapasitas diri.

“Adanya kegiatan ini harusnya dijadikan momentum pembuktian kualitas diri atas hasil belajar mereka selama beberapa bulan,” tuturnya.

Kegiatan Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin ini merupakan kesempatan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi tata rias yang menjadi bekal dalam meningkatkan usaha. Sementara itu untuk melakukan uji kompetensi ini syaratnya adalah telah mengikuti kursus tata rias.

“Kalau pengen jadi perias itu melalui kursus, biasanya di LKP di masing-masing daerah dengan waktu yang tidak ditentukan. Kalau dirasa sudah bisa ya boleh langsung ikut uji kompetensi,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam uji kompetensi ini di awasi langsung oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK).  Dengan ini para peserta nantinya kalau lulus akan mendapat sertifikasi resmi dari LSK pusat.

Fandhoni berpesan agar para peserta meningkatkan kreatifitas dan dapat terus belajar meskipun telah mendapatkan sertifikat kompetensi. Mereka juga disarankan agar memasarkan jasa melalui platform digital untuk memperoleh manfaat dari mengikuti kegiatan tersebut.

“Kalau sudah dapat sertifikat kompetensi, teruslah belajar dan jangan lupa memasarkan jasa yang sudah diperoleh ini ke berbagai pihak, untuk terus memperoleh pengalaman yang lebih baik, dan semoga dapat dibanggakan di wilayah masing–masing,” lanjutnya.

Ia berterimakasih kepada seluruh tamu undangan serta mengapresiasi para peserta yang telah mengikuti kegiatan ini.  Kegiatan ini diikuti oleh 19 Tim dari berbagai macam lembaga yang ada di sejumlah daerah di Pemalang. (cr1/fat)