Ada 1,19 Juta Pemilih di Pemalang, Milenial dan Gen Z Paling Mendominasi

TUNJUKKAN: Ilustrasi pelipatan surat suara. Komisioner KPU Kabupaten Pemalang Agung Budi Nugroho saat memantau proses pelipatan surat suara pada Pemilu 2024 lalu. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang mencatat jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tahun 2026 mencapai 1.192.457 orang.

Dari jumlah tersebut, pemilih laki-laki sebanyak 601.685 orang atau 50,46 persen, sedangkan pemilih perempuan sebanyak 590.772 orang atau 49,54 persen.

Komisioner KPU Kabupaten Pemalang, Agung Budi Nugroho mengatakan, pembaruan data dilakukan secara berkala.

Hal ini untuk memastikan data pemilih tetap akurat sebagai dasar pelaksanaan pemilu maupun pemilihan kepala daerah di masa mendatang.

“Pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan merupakan kegiatan rutin KPU. Tujuannya agar data pemilih selalu mutakhir dengan memperhatikan penambahan pemilih baru, pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat, maupun perbaikan elemen data kependudukan,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Dalam rekapitulasi Triwulan II Tahun 2026, KPU mencatat terdapat 6.763 pemilih baru. Selain itu, ada 5.217 pemilih tersaring karena tidak lagi memenuhi syarat, serta 5.650 perbaikan data pemilih.

Berdasarkan kelompok usia, komposisi pemilih di Kabupaten Pemalang masih didominasi generasi produktif. Kelompok Milenial (lahir 1981–1996) menjadi yang terbesar dengan 391.479 pemilih atau 32,83 persen.

Kemudian disusul Generasi Z (lahir 1997–2012) sebanyak 308.132 pemilih atau 25,84 persen. Selanjutnya, Generasi X mencapai 304.974 pemilih atau 25,58 persen.

Sementara untuk Baby Boomer sebanyak 168.167 pemilih atau 14,10 persen, dan Pre-Boomer sebanyak 19.705 pemilih atau 1,65 persen.

Agung menilai, dominasi pemilih usia produktif menjadi potensi besar dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Pemalang.

“Mayoritas pemilih berasal dari kalangan usia produktif. Kami berharap mereka dapat menggunakan hak pilih secara bijak sekaligus berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan demokrasi,” katanya.

Dari sisi kewilayahan, Kecamatan Pemalang menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak, yakni 160.608 orang. Jumlah itu disusul Kecamatan Taman sebanyak 149.337 pemilih dan Kecamatan Petarukan sebanyak 136.586 pemilih.

Sementara itu, jumlah pemilih paling sedikit berada di Kecamatan Warungpring dengan 36.553 orang. (fan/ree/rds)