PEMALANG – Guna mengantisipasi terjadinya bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati potensi terjadinya bencana alam. Salah satunya tanah longsor di musim penghujan ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bambang Ali Nuryanto mengatakan, ada beberapa daerah yang rawan longsor di Kabupaten Pemalang pada musim hujan. Terutama daerah pegunungan.
“Daerah Pulosari, Moga, Watukumpul, Belik dan Bodeh adalah daerah yang paling rawan longsor di Kabupaten Pemalang,” kata Bambang.
Bambang melanjutkan, dari beberapa kecamatan tersebut, Kecamatan Watukumpul disebutkan sebagai wilayah kecamatan paling rawan terjadinya longsor. Mengingat wilayah tersebut merupakan daerah perbukitan dimana beberapa hutan di sana mulai gundul.
“Kami sudah memasang sistem peringatan dini (early warning system/EWS), yang berfungsi sebagai tanda apabila terjadi pergerakan tanah. Alat tersebut secara otomatis akan memberikan sinyal atau peringatan, berbunyi sirine,” lanjutnya.
Bambang menambahkan, karena keterbatasan alat, BPDB Pemalang baru memasang EWS di 5 titik sekitar Kecamatan Watukumpul. Diantaranya di Desa Bodas, Desa Cibongas dan di Desa Telagasana. Menurutnya daerah merupakan daerah yang paling rawan bencana longsor.
“Kelima alat tersebut kami tempatkan di daerah yang benar-benar rawan longsor, mengingat intensitas hujan yang sudah mulai tinggi,” sambungnya.
Selain pemasangan EWS, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dan pemasangan banner serta selebaran brosur terkait masalah tanggap bencana di 14 kecamatan. Namun, karena masih dalam masa pandemi, sosialisasi hanya diikuti oleh 60 orang di setiap kecamatan. Meliputi kepala desa dan tokoh masyarakat. Harapannya para perangkat desa bisa menyampaikan kepada masyarakat dalam forum desa masing-masing.
Pihak BPDB juga terus memantau dan mengawasi supaya masing-masing perangkat desa bisa menyampaikan masalah tanggap bencana ini ke masyarakat. Selain itu pihak BPDB juga punya relawan di masing-masing daerah yang sering koordinasi terkait masalah tanggap bencana.
“Sampai hari ini, Alhamdulillah belum terjadi tanah longsor di daerah Pemalang. Semoga semuanya bisa baik-baik saja,” pungkasnya. (cr1/fat)










