PEMALANG – Satu tahun penuh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 3 Pemalang menggelar sistem pendidikan jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19. Meski sudah berjalan cukup lama, berbagai kendala terus terjadi dalam kegiatan belajar mengajar.
Wakil Kepala Seksi Humas SMA N 3 Pemalang Nasripah menjelaskan, salah satu siwanya yang menduduki kelas 12 jurusan IPA bernama Najam Nurdin tidak bisa mengikuti pembelajaran karena keterbatasan biaya. Selain itu, kondisi ini juga diperparah dengan ketidak hadiran dari orang tua siswa tersebut yang pergi bekerja di luar kota.
“Orang tua siswa yang tidak ada dirumah membuat Najam sulit untuk mendapatkan fasilitas. Terkadang untuk makan saja najam diberi tetangga dan ini sulit untuk najam bisa belajar dengan baik,” tuturnya, kemarin.
Akhirnya pihak sekolah memutuskan untuk memberikan bantuan dengan menyewakan kamar kos yang berada di dekat sekolah. Ini menjadikan siswa tersebut menjadi lebih dekat dengan guru dan tidak sulit berkomunikasi serta mendapatkan pelajaran dengan baik.
“Najam sekarang sudah ditempatkan di kos dekat dengan sekolah, bantuan ini juga karena Najam sudah beranjak kelas 12 dimana ini adalah tahun terakhirnya bersekolah. Kedepannya semoga dia bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan semaksimal mungkin,” jelasnya.
Narsipah menjelaskan, sekolah ini membuat laman khusus untuk para siswa dan guru yaitu E-Learning yang dapat diakses di mana saja. Melalui laman ini, siswa bisa mengunggah tugas juga absen setiap pertemuan. Selain itu para guru juga menggunakan google form, classroom, meet dan zoom sebagai pendukung.
“Terkadang siswa ada yang tidak bisa ikut karena sinyal susah, malas belum bangun kalua sudah seperti ini saya sebagai guru harus menelepon satu-satu,” imbuhnya.(cr8/akh)










