Motivasi Guru Tanggalkan Rasa Malas Muri

  • Bagikan
Kesiswaan SMP Negeri 1 Randudongkal Triarni Agustina
BIMBING SISWA: Kesiswaan SMP Negeri 1 Randudongkal Triarni Agustina bersama jajaran guru mendampingi siswa yang mendapatkan penghargaan setelah memenangkan perlombaan. (AFIFUDIN / LINGKAR JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Pembelajaran jarak jauh (PJJ) memang dinilai dapat menyebabkan kebosanan dibandingkan dengan pendidikan tatap muka (PTM). Maka, setiap satuan pendidikan harus bisa menjadikan PJJ senyaman mungkin serta tidak enggan untuk saling semangat dan menyemangati.

Kesiswaan SMP Negeri 1 Randudongkal Triarni Agustina mengatakan, selain problem masalah siswa yang tidak punya ponsel untuk belajar, rasa malas siswa juga menjadi hal yang harus bisa diselesaikan oleh sekolah. dalam meminimalisir masalah tersebut, pihak sekolah sering memberikan motivasi belajar kepada anak.

“Kendala siswa cuek dan malas menjadi kendala utama, itu yang kami rasakan. Mungkin karena siswa jenuh dalam mengikuti PJJ,” katanya.

Sehingga, motivasi tersebut setiap hari diberikan oleh guru pengampu pelajaran kepada siswa pada saat awal materi. Menurutnya, hal tersebut sedikit banyak terap memberikan dampak positif bagi siswa agar bisa mengikuti pembelajaran dengan nyaman dan penuh semangat.

Baca juga:  Kesulitan Ikuti PJJ, Siswa Disewakan Kos

“Setiap hari guru terus memotivasi. Selain itu, mengemas pembelajaran secara menarik juga dianjurkan, tujuannya jelas supaya siswa tidak bosan,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, kerjasama antara guru bimbingan konseling (BK), wali kelas serta wali murid juga dilakukan dalam rangka ikut mengawasi perkembangan pembelajaran anak. Sehingga, selain ada grup siswa, ada grup wali siswa juga sebagai koordinasi.

Peran orang tua dalam PJJ sangat penting, untuk itu pihak sekolah dan wali siswa harus bisa bekerjasama. Hal ini dilakukan supaya siswa bisa belajar dengan lancar, serta bisa mengeluarkan potensi apa yang dimiliki, baik akademik maupun non-akademik.

“Para guru sering komunikasi dengan orang tua, baik masalah nilai, keaktifan, hingga bagaimana perkembangan siswa disekolah, jadi orang tua juga akan membantu meningkatkan kualitas siswa dirumah karena tahu masalah yang ada,” tuturnya.(cr1/akh)

  • Bagikan