Contohan Deteksi Dini Kesehatan Jiwa

Kader kesehatan masyarakat
CONTOHKAN: Kader kesehatan masyarakat melakukan pendataan penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa di salah satu keluarga di Desa Caturanom, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Rabu (9/6). (ANTARA/JOGLO JATENG)

TEMANGGUNG, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah membentuk desa percontohan deteksi dini penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa. Yakni dengan gerakan peduli kesehatan jiwa serta penyakit tidak menular (Gerdu Tawa Tinular).

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Hesti Puspitasari mengatakan, desa percontohan Gerdu Tawa Tinular tersebut di Desa Caturanom, Kecamatan Parakan. Ia menyampaikan, dalam Gerdu Tawa Tinular di Desa Caturanom tersebut melibatkan 40 kader kesehatan masyarakat. Mereka akan mendata dan memantau 804 keluarga di desa tersebut.

“Seorang kader bertanggung jawab terhadap 10 hingga 20 keluarga. Jadi kader ini nanti yang mencari data pada wilayah keluarga yang menjadi tanggung jawabnya,” ujarnya.

Ia menuturkan, para kader mengajak masyarakat untuk mengenali penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa lebih dini. Yakni dengan mengisi form baik luring maupun daring.

Setelah data terkumpul ditindaklanjuti oleh petugas puskesmas. Apabila ada masyarakat yang mempunyai faktor risiko penyakit tidak menular atau kesehatan jiwa maka akan dipantau.

“Pembina wilayah dan kader memantau dan memotivasi apabila ada yang terdeteksi penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa. mereka disarankan untuk rutin ke fasilitas kesehatan atau posbindu apabila sudah mulai aktif setelah pandemi mereda,” jelasnya.

Ia berharap, melalui gerakan tersebut tidak ada peningkatan kasus kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa di desa tersebut. Hesti menuturkan, berdasarkan hasil penelitian 80 persen angka kematian konfirmasi Covid-19 mempunyai komorbit penyakit tidak menular.

Angka kejadian penyakit tidak menular tinggi. Bahkan sekarang mengalahkan yang penyakit menular, karena penyakit menular sudah ada vaksin dan obatnya. (ara/zul)