Apresiasi Dedikasi Nakes, Kementan Berikan Bunga di RSUD Tugurejo

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tugurejo dr Prihatin Iman Nugroho
SERAH TERIMA: Perwakilan Kementerian Pertanian Memberikan Bunga kepada Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tugurejo dr Prihatin Iman Nugroho, di depan Emergency Room, Kamis (12/8). (DICKRI TIFANI / JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kunjungan di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang. Salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo, kemarin. Kedatangan mereka di rumah sakit tersebut untuk memberikan bunga kepada tenaga kesehatan (nakes) yang sudah melakukan dedikasi dalam penanganan Covid-19.

Koordinator Florikultura Direktorat Jenderal Holtikultura Kementan RI Farida Nuraini mengatakan, bunga tersebut merupakan hasil pertanian binaan dari Dirjen Holtikultura. Pihaknya membeli bunga hasil petani di sentra tanaman hias di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang.

Menurutnya, pekerja tanaman hias itu terkena dampak pandemi dan penjualannya merosot jauh sebelum pagebluk datang. Biasanya, kata dia, para pekerja tersebut sangat dibutuhkan untuk kebutuhan industri dekorasi, namun selama pandemi menjadi terbatas.

“Mereka binaan kami. Mereka sudah tekun menanam, merawat hingga berbunga tetapi mereka tak bisa menjual. Jadi, kita sedikit bisa membantu dan membeli bunga yang dihasilkan, ” kata Farida kepada Joglo Jateng, Kamis (12/8).

Ia menuturkan, hasil dari pekerja tanaman hias itu kemudian dibeli pihaknya dan diberikan kepada beberapa rumah sakit di Kota Semarang. Hal ini sebagai bentuk penghargaan apresiasi kepada nakes yang sudah berjuang selama 2 tahun sudah memberikan dedikasinya sebagai garda terdepan menangani Covid-19.

Selain itu, Farida mengaku tak hanya sebagai apresiasi saja, namun sebagai momen menjelang hari Kemerdekaan Indonesia ke 76. Untuk itu, ia melakukan silaturahmi kepada beberapa tenaga medis di 10 rumah sakit di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Selain itu, juga diberikan kepada petani, dinas pertanian provinsi, kota, dan kabupaten.

“Ada 7 di Kota Semarang dan di Kabupaten Semarang ada 3 rumah sakit. Jadi total 10 rumah sakit. Teknisnya, kita dibagi 3 tim, 1 untuk kabupaten dan 1 untuk Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah membagikan di 3 RS. Sedangkan, Dirjen Kementerian kebagian di 4 rumah sakit diantaranya RS Elisabeth, RSUD dr Kariadi, RSUD Tugurejo dan Rumah Sakit Bhayangkara,” terangnya.

Kendati demikian, pemberian bunga kepada rumah sakit langsung mendapatkan respon dari pihak rumah sakit terutama di RS Tugurejo. Terkait itu, ia merasa senang dan mendukungan kegiatan pemberian bunga tersebut.

“Mereka merasa di-support, dan dihargai apa yang sudah dilakukan, bagaimana kesulitan mereka pada saat angka kasus lonjakan Covid tinggi, hingga menambah tenda. Itu sangat luar biasa, bagaimana energi mereka, para nakes. Bahkan risikonya besar, baik kesehatan bahkan nyawa, namun tetap tulus dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Untuk itu, ia menuturkan, berikan apresiasi sekaligus membantu petani bunga. Farida mengharapkan agar diberikan kemudahan untuk para petani dan kondisi pandemi segera berakhir, sehingga dapat normal bisa beraktivitas kembali.

“Kementerian Pertanian juga menyediakan bahan pangan untuk rakyat, alhamdulillah kita masih bersyukur tidak kekurangan pangan. Tetap para petani bisa menyediakan bahan pangan, coba kalau ini misalnya kemarau panjang, kita langka pangan itu sangat membebani bangsa ini, tetapi ini alhamdulillah,” imbuhnya.

Sementara itu, dr Prihatin Iman Nugroho selaku Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tugurejo mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas apresiasi dari Kementerian Pertanian atas layanan rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Jateng terutama di Kota Semarang.

“Ada sekitar 30 bunga yang diterima RSUD Tugurejo. Ini bentuk apresiasi dari warga, yang itu difasilitasi dari Kementan. Karena kementerian tersebut dalam upaya untuk menggerakkan roda perekonomian pada para petani bunga, agar para petani itu bisa tetap survive selama pandemi,” ucapnya.

Kemudian, kata dia, pemberian bunga sudah difasilitasi oleh Kementerian tersebut merupakan bentuk dukungan dan apresiasi kepada nakes di rumah sakit di Kota Semarang, khususnya RSUD Tugurejo.

“Nanti akan diletakkan di tempat-tempat yang memang selama ini sudah memberikan pelayanan kasus Covid-19, mulai dari UGD, rawat inap, ruang bedah, dan tempat penunjang yang lain seperti pemulasaran jenazah,” katanya. (cr11/gih)