Solskjaer Sanjung Atmosfer Magis Old Traffrod

MAGIS: Para pemain Manchester United melakukan selebrasi di hadapan para suporter setelah Bruno Fernandes mengemas trigol ke gawang Leeds United dalam laga pekan pembuka Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, akhir pekan lalu. (https://www.instagram.com/manchesterunited/?hl=id)

MANCHESTER, Joglo Jateng – Ole Gunnar Solskjaer menyanjung atmosfer magis yang diciptakan para suporter di Old Trafford. Sambutan itu kala Manchester United mengawali musim Liga Inggris dengan menggulung Leeds United 5-1, akhir pekan Minggu (15/8).

“Magis, sungguh magis. Ini sangat berarti banyak untuk para pemain. Atmosfer semacam ini memberi Anda dorongan dan energi lebih. Anda tidak bisa mendapatkanya dari obrolan ruang ganti atau semacamnya,” kata Solskjaer selepas laga dikutip dari laman resmi MU.

Terlebih lagi, pada babak kedua para pemain MU menyerang ke arah gawang di hadapan tribun Stretford End. Tempat tersebut biasanya dihuni para suporter garis keras Setan Merah. Hasilnya, di hadapan Stretford End, MU empat kali menjebol gawang Leeds masing-masing dari Mason Greenwood, Fred serta Bruno Fernandes yang melengkapi raihan trigolnya.

“18 bulan terakhir terasa aneh, karena interaksi dengan suporter hanya lewat media sosial atau mereka menyaksikan kami dari televisi. Tidak ada koneksi yang lebih nyata, maka bisa bergabung dengan para suporter lagi sangatlah penting,” kata Solskjaer.

Solskjaer mengucapkan selamat kepada para pemain, staf serta para suporter atas kemenangan telak atas Leeds yang disebutnya bisa menjadi suntikan semangat mengarungi musim baru.

Meski berhasil menang dengan hasil telak, Ole mengingatkan kepada anak asuhnya jika ini baru pertandingan pembuka. Selanjutnya mereka harus kembali bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya.

Selain itu, Solskjaer meyakini para suporter Manchester United bisa membujuk Paul Pogba untuk bertahan di klub tersebut. Gelandang timnas Prancis tersebut menyumbangkan empat assist saat United melibas Leeds 5-1. Pemain 28 tahun itu mendapatkan tepuk tangan meriah dari para suporter ketika dia diganti.

Kontrak Pogba sendiri hanya tersisa satu tahun telah memasuki tahun terakhir kontraknya di United dan belum menunjukkan kesediaan untuk berkomitmen pada kontrak baru. Pogba pernah meninggalkan United sebagai pemain bebas transfer ketika dia masih remaja pada 2012. Saat ini MU berisiko mengulang kembali hal tersebut tahun depan.

Meski demikian pelatih asal Norwegia itu tidak lupa memuji penampilan Pogba saat melawan Leeds United. Ia terkesan dengan tingkat kebugaran Pogba, karena sang pemain bersemangat untuk bermain, menikmati sepak bolanya.

“Paul, saya juga sangat terkesan dengan tingkat kebugarannya, dia tidak terlalu lama bersama kami dan dia terlihat bugar. Saya suka Paul karena membuat semua rekan setimnya tersenyum ketika mereka bermain sepak bola,” tuturnya. (ara/fat)