Tersingkir, Ole Malah Puji Pemainnya

  • Bagikan
TENDANG: Pemain West Ham United Manuel Lanzini mencetak gol bagi timnya saat menyingkirkan Manchester United dari Piala Liga di Old Trafford, Manchester, Kamis (23/9). (ANTARA/JOGLO JATENG)

MANCHESTER, Joglo Jateng – Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer memuji pemain-pemainnya yang terus menekan lawan. Sekalipun Setan Merah ditendang West Ham dari kompetisi Piala Liga di kandangnya sendiri di Old Trafford, Kamis (23/9) dini hari.

Manuel Lanzini mengantarkan West Ham menang 1-0 yang merupakan kemenangan pertama mereka di Old Trafford sejak 2007. Kemenangan itu sekaligus pembalasan atas kekalahan 1-2 pada pertandingan liga tiga hari lalu.

“Kami bermain baik sekali untuk waktu yang lama dan telah memberikan segalanya. Statistik memang tak berati apa-apa. Tetapi ketika Anda melepaskan 27 tembakan (ke arah gawang), Anda pasti tahu anak-anak sudah memberikan segalanya,” kata Solksjaer berapologi.

Setelah dua musim berturut-turut masuk semifinal Piala Liga, United kini mengawali musim dengan tersingkir pada babak ketiga kompetisi ini. Hal itu justru ketika sudah mendapatkan darah segar dari Raphael Varane, Jadon Sancho, dan Cristiano Ronaldo.

Ironisnya Solksjaer mengistirahatkan Ronaldo dan Varane, sekaligus beberapa pemain kuncinya yang lain termasuk Luke Shaw dan Harry Maguire. Ole bahkan baru menurunkan Mason Greenwood dan Bruno Fernandes pada sekitar sepertiga terakhir babak kedua.

Baca juga:  Persiapan Sudah 70 Persen, Kontingen Panjat Tebing Jateng Targetkan Medali Emas

United masih belum memenangkan satu pun gelar di bawah asuhan Solskjaer. Klub ini sudah empat tahun tak pernah mencicipi gelar juara yang merupakan paceklik gelar paling lama sejak 1989.

“Kami tidak menciptakan peluang besar tetapi kami menciptakan tekanan. Dan tekanan-tekanan efektif pun baru bisa terjadi setelah Greenwood masuk pada pertengahan babak kedua,” kata Solksjaer seperti dikutip Sky Sports.

United mungkin kini memfokuskan usahanya kepada Liga Premier, Liga Champions dan Piala FA. Solskjaer berdalih susunan pemain yang diubah dalam momen penting bahwa itu dilakukan guna memberi waktu bermain yang cukup kepada pemain-pemain lapis keduanya.

“Setiap pertandingan itu penting. Tetapi Anda bisa melihat dari seleksi tim yang selalu kami pakai dalam kompetisi ini selama saya di klub ini. Yakni memberikan menit bermain kepada pemain-pemain yang memerlukannya,” kata Solksjaer.

Solskjaer berdalih memberikan waktu bermain yang cukup kepada pemain-pemainnya. Sekalipun fakta selama menjadi pelatih MU dia belum pernah mengantarkan timnya menjadi juara kompetisi. (ara/fat)

  • Bagikan