Manchester City Keluhkan Penggemar Liverpool

KETAT: Pesepak bola Liverpool Jordan Henderson dan Diogo Jota berebut bola dengan pesepak bola Manchester City Bernardo Silva dalam laga pekan ketujuh Liga Inggris, di Stadion Anfield, Liverpool, akhir pekan lalu. (ANTARA/JOGLO JATENG)

LIVERPOOL, Joglo Jateng – Manchester City telah menyampaikan pengaduan kepada Liverpool setelah seorang penggemar diduga meludahi staf ruang belakang mereka. Kejadian itu saat kedua tim bermain imbang 2-2 pada Liga Premier di Anfield, akhir pekan Senin (4/10).

Manajer City Pep Guardiola mengatakan, dirinya tidak mengetahui insiden tersebut dan diberitahu oleh stafnya kemudian. “Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya mendengar sesuatu dari kerumunan, sesuatu yang tidak menyenangkan bagi staf. Namun saya tidak tahu persis, saya tidak melihat kejadiannya,” ujar Guardiola kepada Sky Sports setelah pertandingan.

Sky Sports mengatakan, Liverpool telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Man City dan Liverpool sama-sama tidak menanggapi permintaan komentar atas kejadian tersebut.

“Saya cukup yakin jika itu terjadi Liverpool akan mengambil tindakan untuk orang tersebut. Liverpool jauh lebih besar dari perilaku tersebut. Tidak ada yang mengubah kekaguman saya pada klub ini. Itu adalah cerita yang sama dua tiga tahun lalu ketika kami datang ke sini dan mereka menghancurkan bus kami. Mereka orang-orang tertentu, bukan hanya Liverpool,” tambah Guardiola.

Sementara pada pertandingan tersebut, Man City bangkit dari ketertinggalan dua kali untuk mendapatkan hasil imbang di Anfield. Dengan Phil Foden dan Kevin De Bruyne mencetak gol untuk tim tamu.

The Reds sempat dua kali memimpin melalui gol Sadio Mane dan Mohamed Salah, sebelum City juga dua kali menyamai kedudukan berkat Phil Foden dan Kevin De Bruyne. Meski menjadi tim tamu, Manchester City bermain menyerang seperti biasa dan unggul penguasaan bola di babak pertama.

Jack Grealish dan Phil Foden terus menyerang sisi kanan Liverpool. Pada menit ke-15, Grealish berhasil masuk ke area pertahanan lawan dan langsung melepaskan tembakan yang masih bisa diblok bek Joel Matip.

Pada menit ke-19, tendangan kiper Alisson Becker malah jatuh ke Bernardo Silva yang langsung mengoper kepada Gabriel Jesus di kotak penalti. Namun, Joel Matip mampu memotong bola.

Dua menit kemudian, City mendapatkan kans terbaik setelah Bernardo menggiring bola dari tengah lapangan sambil melewati empat pemain Liverpool. Gelandang asal Portugal itu kemudian mengirim umpan ke Foden di sisi kiri, yang langsung melepaskan tembakan ke gawang. Namun, Alisson masih bisa mengamankan bola.

De Bruyne kembali mengancam Liverpool pada menit ke-34. Dia berada dalam posisi bebas saat menyambut umpan silang Phil Foden dari sisi kiri. Namun, sundulannya masih melambung dari gawang Alisson.

Selepas jeda istirahat, Liverpool mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Pada menit ke-49, Joel Matip memberikan umpan terobosan kepada Diogo Jota di depan kotak penalti. Penyerang asal Portugal itu kemudian melepaskan tendangan memutar, tetapi bola masih bisa ditepis Ederson.

Liverpool akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-59. Salah mengawali serangan balik cepat Liverpool sebelum melakukan menusuk ke dalam dan mengirimkan umpan ke Mane. Tampa menunggu lama pemain Senagal itu langsung menembak ke gawang Ederson dari jarak dekat. Skor menjadi 1-0.

Sepuluh menit kemudian, City menyamakan kedudukan. Berawal dari aksi individu Gabriel Jesus melewati beberapa pemain. Dia kemudian mengirim bola ke Foden di sisi kiri yang melepaskan tembakan ke tiang jauh tanpa bisa dihentikan Alisson.

Mohamed Salah kemudian membuat Liverpool kembali unggul pada menit ke-76. Tembakan kaki kanannya di sisi kanan kotak penalti tidak bisa dihentikan Ederson. Skor 2-1 untuk The Reds.

City tak mau menyerah begitu saja. Tim tamu kembali membuat kedudukan imbang pada menit ke-81 lewat tembakan De Bruyne yang sempat mengenai badan Joel Matip dan membuat Alisson tak berdaya. Kedudukan menjadi 2-2. (ara/fat)