Ratusan Ribu Warga di Kabupaten Kulon Progo Belum Divaksin

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Fajar Gegana. (ANTARA/JOGLO JATENG )

KULON PROGO, Joglo Jateng – Masih ada ratusan ribu warga Kabupaten Kulon Progo belum divaksin. Baik dosis pertama maupun kedua.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Fajar Gegana menyampaikan, masih ada 100 ribu warga yang belum divaksin. Jumlah ini dari total 342.720 sasaran yang belum divaksin dosis pertama dan kedua.

Pihaknya melakukan inventarisir warga yang belum mendapatkan vaksinasi. Lalu melalukan kegiatan vaksin jemput bola yang langsung datang ke daerah dengan capaian vaksinasi rendah.

Ia mengatakan, banyak warga yang merupakan sasaran vaksinasi namun justru tidak berada di wilayah tersebut. Sehingga pendataan di tingkat desa maupun dusun perlu dilakukan untuk memastikan sasaran vaksinasi di sebuah wilayah.

“Untuk memaksimalkan capaian vaksinasi, kami akan masuk ke tingkat desa dan dusun untuk menginventarisir warga. Kami akan memastikan apakah sasaran vaksin tersebut benar tinggal di Kulon Progo atau tidak,” ujarnya, Minggu (17/10).

Namun demikian, Fajar mengungkapkan berdasarkan data capaian vaksinasi dosis pertama hingga hari ini mencapai 78,0 persen atau sekitar 267.309. Lalu dosis kedua 54,5 persen atau 186.622 sasaran dari total 342.720 sasaran

Oleh karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI-POLRI agar percepatan vaksinasi bisa dilakukan. “Kami berupaya berkoordinasi dengan semua pihak yang terlihat dalam upaya percepatan vaksinasi. Supaya capaian target vaksinasi 342.720 sasaran segera tercapai,” terang Fajar.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Baning Rahayujati mengakui ada pelambatan penambahan capaian vaksinasi dosis pertama. Pada akhir September, capaian vaksinasi dosis pertama berkisar 74,5 persen. Tapi pertengahan Oktober ini capaiannya baru 78,0 persen. Penambahan capaian vaksinasi hanya berkisar 3,5 persen.

Meskipun, lanjut Baning, capaian vaksinasi dosis kedua cukup tinggi. Pada akhir September, capaian vaksinasi baru mencapai 43,86 persen atau sekitar 150.391 sasaran. Tapi hingga pertengahan Oktober ini sudah mencapai 54,5 persen. (ara/fat)