Menangi Derbi Manchester, Pep Puji Pemain City

PUJI: Manajer Manchester City Pep Guardiola mengacungkan dua jempolnya kepada para pemain saat menghadapi Manchester United di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (6/11). (ANTARA/JOGLO JATENG)

MANCHESTER, Joglo Jateng – Pep Guardiola memuji para pemain Manchester City habis-habisan. Selepas Ederson, dkk memenangi Derbi Manchester 2-0 atas Manchester United (MU) di Old Trafford, akhoir pekan Minggu (7/11).

City tampil sangat dominan dan meraih kemenangan lewat gol bunuh diri Eric Bailly serta satu gol lain yang dicetak Bernardo Silva, buah blunder kiper MU David de Gea. Anak asuh Guardiola memiliki lebih dari 67 persen penguasaan bola sepanjang laga.

Mereka membuat De Gea sibuk lewat 16 percobaan tembakan yang mereka lepaskan. Dengan dua di antaranya juga digagalkan oleh tiang gawang.

“Kredit sebesar-besarnya, ketakjuban dan kebanggaan saya untuk para pemain. Faktanya kami bermain sangat baik sejak awal hingga akhir laga,” kata Guardiola selepas pertandingan dikutip dari laman resmi City.

Dengan menguasai bola dan mengendalikan fase-fase transisi secara presisi, Guardiola menegaskan bahwa timnya mampu meredam pemain sekelas Cristiano Ronaldo yang ada di MU. Menurutnya, cara terbaik untuk membungkam Old Trafford adalah menguasai bola, dan mereka melakukannya.

“Kami bermain sangat bagus kecuali mungkin dalam sepuluh menit di paruh kedua. Ketika kami beberapa kali kehilangan bola. Saya tahu seberapa berbakatnya pemain seperti Cristiano, tapi mereka akan menderita saat tak punya bola dan itu yang memang kami inginkan,” tutup Guardiola.

Sementara itu, Ole Gunnar Solskjaer berharap jeda internasional dapat menyegarkan pikiran para pemain Manchester United. Setelah mereka terjebak rentetan hasil kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Saya yakin saat kami kembali, pikiran para pemain lebih segar setelah jeda internasional. Tentu saja, tuntutan serta ekspektasi bagi saya dan para pemain akan lebih tinggi dan kami harus kembali bagaimana kami seharusnya bermain,” kata Solskjaer dikutip dari laman resmi MU.

Bagi Solskjaer, kekalahan Derbi Manchester bisa membuat posisinya sebagai manajer MU semakin terancam. Karena hasil buruk belakangan serta kegagalan meraih satu trofi pun dalam tiga tahun masa kepemimpinannya.

Namun, juru taktik asal Norwegia itu menegaskan bahwa ia, jajaran staf dan para pemain akan berusaha sekuat tenaga untuk menemukan kembali marwah permainan MU yang sesungguhnya. “Para staf juga akan membantu sekuat tenaga untuk bisa mengembalikan performa asli kami. Manchester United yang menyerang, menekan dan positif. Kami akan melakukan yang kami bisa,” tutup Solskjaer. (ara/fat)