BANTUL, Joglo Jogja – Para wirausaha muda merupakan pahlawan ekonomi bangsa. Maka perlu adanya dorongan dari pemerintah untuk menumbuhkan kreativitasnya. Sehingga usaha dan bisnisnya dapat bertahan dan terus berjalan di masa pandemi Covid-19 saat ini.
“Bagaimana pemuda mengembangkan usahanya di tengah anjloknya daya beli masyarakat akibat pandemi, serta banyak hal lain yang menjadi tanggung jawab pemuda yang patut diapresiasi dan didorong sampai berhasil oleh Pemkab Bantul,” katanya Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Senin (15/11).
Pemkab juga mendorong kemunculan wirausaha muda setiap tahunnya. Karena para wirausaha ini yang menciptakan pasar tenaga kerja dan menghadirkan peluang permintaan produksi. “Pemkab Bantul telah menetapkan misi ekonomi, dengan mendorong pemberdayaan potensi lokal yang menerapkan teknologi dan penyerapan investasi,” ungkapnya.
Dalam rangkaian Expo Pemuda Bantul yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bantul, diadakan kegiatan Lomba Wirausaha Muda 2021. Dilaksanakan pada 12 sampai 18 November nanti. Dengan harapan dapat menciptakan kreativitas dan ide usaha untuk bertahan hidup.
Ketua Badan Pengurus Cadang (BPC) HIPMI Bantul sekaligus Ketua Panitia Lomba Wirausaha Muda, Deddy Romero mengatakan, pada masa pandemi Covid-19, banyak warga terdampak. Seperti adanya pemutusan hubungan kerja (PHK), pengurangan gaji, pegawai dirumahkan dan sebagainya.
Oleh karena itu, berwirausaha menjadi pilihan alternatif untuk menggeliatkan kembali perekonomian. Salah satu caranya dengan mengadakan lomba wirausaha muda, yang melibatkan ratusan pemuda berusia 16 hingga 30 tahun.
Tujuannya untuk memberikan penghargaan kepada pelaku UMKM di Bantul, agar tetap bisa produksi, dapat menumbuhkan semangat berwirausaha, menjadi ajang promosi serta manjadi wadah komunitas pelaku wirausaha di Bantul.(ara/bid)










