Ancelotti Puji Pemain, Inzaghi Ambil Pelajaran

DUEL: Pemain Real Madrid Ferland Mendy (kanan) berebut bola di udara dengan pemain Inter Milan Denzel Dumfries pada babak kualifikasi Grup D Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (8/12) dini hari. (ANTARA/JOGLO JATENG)

MADRID, Joglo Jateng – Real Madrid berhasil meraih tiga point di partai pamungkas Grup D Liga Champions. Toni Kroos dkk sukses mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-0 di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/12) dini hari.

Gol Real Madrid dicetak oleh Toni Kroos dan Marco Asensio. Kemenangan ini membuat Real Madrid memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan berstatus juara grup. Mereka berhasil mengumpulkan 15 poin dari enam pertandingan yang sudah dijalani.

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti memuji penampilan anak asuhnya tersebut. Ancelotti menjelaskan, saat berhadapan dengan Inter Milan, Real Madrid tidak selalu melakukan tekanan dengan tinggi. Tetapi dirinya nyaman dengan cara bagaimana mereka bertahan.

Meski senang dengan penampilan anak asuhnya, pelatih asal Italia itu sadar permainan anak asuhnya terkadang tidak enak dipandang. Tapi secara keseluruhan Real Madrid menampilkan performa yang baik.

“Terkadang kami tidak menekan terlalu tinggi, tetapi kami nyaman dengan kunci pertahanan rendah karena kami tidak memiliki gelandang yang mampu bertahan di ruang terbuka. Kadang-kadang tidak terlalu enak dipandang, tapi kami melakukannya dengan sangat baik,” jelasnya.

Selanjutnya Ancelotti mengaku tidak khawatir dengan pengundian dengan siapa mereka akan bertemu di fase selanjutnya. Karena target dari Real Madrid adalah memenangkan kompetisi ini, bukan hanya lolos dari babak 16 besar Liga Champions.

Ancelotti mengatakan saat ini ada atmosfir yang bagus di ruang ganti dan Real Madrid memiliki kualitas untuk bisa memenangkan pertandingan serta bersaing di Liga Champions.

“Ada atmosfir bagus di ruang ganti dan kami harus memiliki kualitas untuk menang dan bersaing. Ada tim yang memiliki intensitas lebih dibanding kami karena tiap tim memiliki ciri masing-masing,” sambungnya.

Semantara itu, pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengaku banyak hal positif yang bisa diambil setelah timnya dikalahkan Real Madrid. Inzaghi mengatakan, pada babak pertama, timnya berhasil menunjukkan karakter namun hasil yang didapatkan masih berbeda.

“Banyak hal positif yang bisa diambil dari sini, terutama karakter yang kami tunjukkan pada babak pertama, tapi kami menginginkan hasil yang berbeda,” ujar Inzaghi.

INTRUKSI: Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti (kanan) dan pelatih Inter Milan Simone Inzaghi memberikan arahan kepada timnya pada babak kualifikasi Grup D Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, Selasa (7/12) waktu setempat. (ANTARA/JOGLO JATENG)

Pelatih asal Italia itu menjelaskan, Inter harus mengambil hikmah dari dua pertandingan melawan Real Madrid di Liga Champions. Sebab mereka bisa tampil bagus meski harus menelan kekalahan. Menurutnya, hal itu menunjukkan jika Inter belum bisa lebih baik dari Real Madrid untuk memenangkan pertandingan.

“Kami harus mengambil hikmahnya, karena kami bermain bagus dalam dua laga melawan Real Madrid, tapi kalah dalam keduanya. Ini berarti kami masih harus membenahi beberapa hal,” ungkap Inzaghi.

Meski ada hal positif yang bisa diambil, Inzaghi mengaku kecewa dengan hasil yang diraih Inter. Terlebih setelah anak asuhnya tampil begitu bagus di babak pertama.

Mantan pelatih Lazio itu menjelaskan, Inter Milan menciptakan banyak peluang dan memiliki statistik yang bagus. Namun akhirnya mereka tertinggal dan mengakhiri babak pertama tanpa mencetak gol.

“Kami sangat kecewa, terutama setelah bermain begitu bagus pada babak pertama. Kami menciptakan banyak peluang dan statistik kami bagus, tapi kami tertinggal dan mengakhiri babak pertama tanpa mencetak gol,” jelas Inzaghi. (ara/fat)